INILAH.COM, Jakarta - Empat mahasiswa RI di Mesir yang sempat ditahan di negara tersebut ternyata korban salah tangkap. Mereka bukanlah anggota kelompok terorisme maupun organisasi politik terlarang.
"Empat mahasiswa itu terjaring pihak berwajib Mesir saat melakukan razia di beberapa kampus di Kairo. Tapi rupanya itu hanya salah tangkap saja, toh mereka saat ini sudah dibebaskan," papar Jubir Deplu Teuku Faizasyah saat dikonfirmasi INILAH.COM melalui telepon, Sabtu (4/7).
Faiz mengatakan, keempatnya sudah bertemu dengan pihak KBRI Kairo dan kondisinya baik-baik saja setelah ditahan selama empat hari pada 28 Juni - 1 Juli lalu. Bahkan, mereka saat ini sudah kembali ke asrama masing-masing.
"Pihak keluarga juga sudah kami kabari. Namun masih belum tahu apakah mereka minta dipulangkan ke Indonesia atau tidak. Nanti ditanyakan KBRI, kalau memang mereka ingin pulang, kami akan bantu," lanjut Faiz.
Sementara pihak keluarga meminta Presiden SBY juga memberikan perhatian kepada mahasiswa RI dan seluruh rakyat Indonesia di Mesir. Permintaan itu disampaikan oleh kakak salah satu mahasisa asal Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Rhudatul Firdaus. Adiknya, Faturrahman, akan segera lulus dalam waktu sebulan. [vin]