inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Gus Nuril: SBY Tak Rasional & Cengeng

Headline
KH Nuril Arifin - ist
Oleh: Windi Widia Ningsih
Sabtu, 4 Juli 2009 | 12:54 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Curhat SBY dirinya disihir, bahkan saat debat capres final berlangsung, namun bisa dilawan dengan zikir, membuat sejumlah pihak mengerutkan dahi. SBY dinilai tidak rasional dan tidak mendidik, serta cengeng.

"Kalau zikir itu boleh-boleh saja, biasa-biasa saja dilakukan. Tapi mengumpulkan kiai dan disebarkan bahwa ilmu hitam begini, ilmu hitam begitu, ini tidak rasional, tidak mendidik, cengeng," kata pimpinan Ponpes Soko Tunggal Abdurahman Wahid, KH Nuril Arifin.

Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Gus Nuril ini usai acara 'Kongkow bareng Gus Dur' di Kedai Tempo, Jakarta, Sabtu (4/7).

"Kenapa tidak diminta saja menteri agama atau kiai-kiai hebat untuk menangkal? Tapi tidak perlu rakyat yang sudah kelaparan, cari makan susah, nggak bisa menemukan ketentraman, ditambah lagi dengan seolah-olah SBY sering diserang ilmu hitam," ujar dia.

Dia juga heran mengapa hal-hal yang seperti demikian yang malah dilaporkan SBY ke masyarakat. Sedangkan mengenai SBY belum bisa memberi makan, belum bisa mengunjungi pesantren dan gereja, serta membantu para kiai, justru tidak dilaporkan.

"Di sekitar SBY kan pasti banyak paranormal. Dia barangkali juga menyerang lawan-lawannya. Tapi lawan-lawannya tidak menunjukkan bahwa dia diserang. Yang begitu-begitu merupakan kecengengan," tukas Gus Nuril. [sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
anehbinajaib @ Sabtu, 4 Juli 2009 | 14:29 WIB
Ha...ha...ha... kok yang komentar paranormal semua ya. Tanda-tanda alam nih. Kebakaran jenggot ya.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.