Jumat, 25 Mei 2012 | 21:15 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bendera PKS Tak Berkibar di GBK
Oleh: Raden Trimutia Hatta
web - Sabtu, 4 Juli 2009 | 13:53 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kampanye akbar SBY-Boediono yang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat sebagai kampanye penutup berlangsung stadion utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan. Dari 24 bendera parpol koalisi SBY hanya bendera PKS yang belum berkibar.

Pantauan INILAH.COM, Sabtu (4/7), baru bendera PPP, PAN, PPRN, dan relawan-relawan pendukung SBY-Boediono saja yang sudah dikibarkan kadernya masing-masing. Namun, belum satu pun bendera PKS yang dikibarkan.

Bahkan sektor tempat duduk para kader PKS pun masih terlihat kosong. Hanya sektor tempat duduk kader PPP dan PAN yang sudah terlihat penuh.

Sampai pukul 13.45 WIB, SBY belum hadir di tengah-tengah pendukungnya. Padahal para pendukung SBY sudah berteriak-teriak memanggil SBY-Boediono. SBY tengah bertemu dengan para purnawirawan TNI dan Polri. [mut/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
6 Komentar
sahril
Minggu, 5 Juli 2009 | 01:14 WIB
Kalo video ini punya arti gak di mata orang PKS. ini linknya http://www.youtube.com/watch?v f86TItW9kI8&feature related Silahkan anda Tafsirkan sendiri. Ada baiknya dicek dulu dengan melihat video itu.Karena amat natural dan tidak ada edit. Karena tanda-tanda seperti itu bukan kebetulan.
FICKO
Sabtu, 4 Juli 2009 | 16:43 WIB
wah, saking semangatnya, benderanya kelupaan. . . hehehehe
nur
Sabtu, 4 Juli 2009 | 15:51 WIB
Semua Kader PKS ingin ikut ke GBK tapi hampir semua dari kami masih sibuk untuk mempersiapkan SAKSI (bahkan sampai tadi malampun kita masih terus koordinasi). SELAMAT BERJUANG SAUDARA-2KU.... kita LANJUTKAN perjuangkan 1 PUTARAN. ALLLOHU AKBAR 3x
sayangpks
Sabtu, 4 Juli 2009 | 15:20 WIB
kalau ini memang pertanda hati para kader tidak ke SBY-Boediono, maka hendaknya para elit PKS harus evaluasi secermat-cermatnya. kalau kader memilih capres/cawapres yg istrinya berjilbab maka itu sangat sesuai fitrah, krn para kader ditarbiyah untuk cinta pada nilai-nilai Islam.maka paakai jilbab dan cinta pada yg makai jilbab adalah hasil tarbiyah yg sangat jelas
Ariel
Sabtu, 4 Juli 2009 | 14:19 WIB
Menyerahlah saja Tifatul, lupakan itu kursi menteri untukmu. Jadilah pemimpin ummat, memberi pencerahan, menunjukkan jalan yang benar Jangan lagi membohongi kata hatimu apalagi membohongi ummat.
solma
Sabtu, 4 Juli 2009 | 14:18 WIB
Itu sebagai penanda kader dan simpatisan PKS telah sadar bahwa apa yang mereka lakukan selama ini berkoalesi dengan PD tidak sesuai dengan kehendak mayoritas pendukungnya.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.