Jumat, 25 Mei 2012 | 21:17 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Permadi: Kalau Aku Santet, SBY Mati!
Headline
Permadi
Oleh: Rafiqa Qurrata A'yun
web - Sabtu, 4 Juli 2009 | 14:06 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Permadi sempat menantang Rizal Mallarangeng untuk adu santet karena menganggap konsultan politik SBY itu sudah keterlaluan menyerang Prabowo. Namun di saat SBY mengaku ada yang menyihirnya, Permadi mengatakan tidak melakukannya.

"Kalau aku (yang menyantet), ya langsung mati dia," canda Permadi yang gemar berpakaian hitam-hitam itu saat dihubungi INILAH.COM, Sabtu (4/7).

Permadi yang meminta SBY membuktikan ucapannya, melihat ada sinyal kepanikan dari gang Cikeas. Sebab belakangan SBY dan timnya banyak disorot terkait Gerakan Satu Putaran (Gestapu) Pilpres, hingga isu SARA, yang bisa mempengaruhi pemilih SBY.

"Mungkin dia sudah panik karena secara pasti dia tahu dukungan buat dia semakin berkurang. Sekarang ini kan semua anak buahnya panik, Andi Mallarangeng juga panik," urai Permadi.

Dalam pernyataannya kemarin, SBY tak secara langsung menyebut pelakunya. Namun jelas-jelas SBY mengaitkan soal sihir dengan musim pemilu dengan menyebut banyaknya penggunaan ilmu sihir pada momen tersebut.

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Permadi yang berada di pihak lawan politik SBY itu pun merasa gemas dengan pernyataan SBY.

"Itu jelas-jelas pembdohan karena seperti minta dikasihani. Hanya cari simpati seolah-olah terzalimi," cetusnya. [fiq/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
5 Komentar
alfian utama
Senin, 6 Juli 2009 | 13:28 WIB
ngaco si permadi neeh, hebat dia, bisa cabut nyawa orang, padahal urusan hidup dan mati (ajal) ada di tangan Allah SWT
Otex
Senin, 6 Juli 2009 | 08:46 WIB
Walah si Mbah Permadi ini sok jago banget ya, Menangin pilpres untuk majikannya aja gak mampu, kok berkhayal bisa mati in orang dengan santetnya. Pernah ada iklan calon presiden yang milih berdasarkan wangsit loh... Ada juga calon presiden yang berdoa dihadapan sebuah makam... Calon presiden yang dibantu para setan semoga mendapat hidayah dan segera bertobat, gak perlu susah-susah menyelamatkan bangsa, selamatkan saja diri sendiri dari api neraka.
Pakde Joko
Minggu, 5 Juli 2009 | 20:10 WIB
Itu jelas-jelas pembdohan karena seperti minta dikasihani. Hanya cari simpati seolah-olah terzalimi," cetusnya. kan Permadi serinng pakai Sihir,
zoel
Sabtu, 4 Juli 2009 | 17:37 WIB
kenapa untuk suatu kekuasaan orang rela berbuat apa saja,....apa mereka tidak takut dengan karma?.
Ata
Sabtu, 4 Juli 2009 | 14:26 WIB
Pak Permadi hampir tidak mungkin menyatakan seperti itu, untuk menyantet orang lain. "Tak ada guru yang sakti yang mampu mengalahkan dirinya sendiri. Ucapan seperti itu zaman dahulu kala, zaman para wali, adalah ucapan Syekh Siti Jenar. Mengaku sebagai Tuhan, yang mampu menghidupkan dan mematikan hanya Malaikat Maut dengan Izin Allah, dan Tak akan yang mampu memajukan atau mengundurkan waktunya walau sedetikpun. Tak perlu emosi.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.