INILAH.COM, Sukoharjo - Di antara ketiga capres-cawapres, hanya Mega dan Prabowo yang rajin meneken kontrak politik. Diejek hanya cari simpati, Mega menyebut kontrak politiknya buka hanya omong kosong.
"Kontrak politik merupakan sesuatu yang harus dilaksanakan. Semua itu akan terlaksanakan jika saya dan Pak Prabowo terpilih dalam Pemilu Presiden 2009 ini," katanya di Alun-alun Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (4/7).
Menurutnya, konsistensi dirinya terhadap kontrak politik seperti itu dapat dilihat pada masa pemerintahannya sebagai presiden lalu. Dan itu akan dilanjutkan Mega jika terpilih sebagai presiden pada pilpres ini.
Menurutnya, hal tersebut dapat terealisasi jika semua simpatisan PDIP, Gerindra dan seluruh simpatisan pendukung Mega-Pro bersatu dalam Pilpres 2009 ini.
"Jangan mudah terintervensi oleh pihak manapun menjelang pilpres ini. Satukan tekad untuk kemenangan Mega-Pro," ajaknya.
Setelah kampanye di Kabupaten Sukoharjo ini, Megawati melakukan sejumlah kampanye di Kota Solo dan Kota Semarang. Dalam kampanyenya di daerah ini, dia didampingi oleh Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, yang termasuk dalam kader PDIP di provinsi ini. [*/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !