INILAH.COM, Jakarta - Setelah pernyataannya soal serangan sihir, SBY juga dikabarkan memiliki jimat dan sering berziarah untuk mendapat restu arwah-arwah. Partai Demokrat membantah isu yang dicetuskan oleh Ali Mochtar Ngabalin itu.
"SBY itu tidak percaya dengan takhyul, tidak percaya jimat. Ada orang bisa gimana dengan keris SBY tidak percaya. Semua dikembalikan kepada Tuhan. Secara umum saya nyatakan, kalau apa yang dibilang Ngabalin soal jimat itu omong kosong," kata Sekretaris Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono, Marzuki Ali kepada INILAH.COM, Sabtu (4/7).
Marzuki menegaskan bahwa selama ini dia tidak pernah melihat SBY mengenakan jimat. Marzuki pun menegaskan dirinya tahu persis akidah dan relijiusitas SBY.
Sementara itu terkait ziarah yang dilakukan SBY, hal itu dilakukan SBY agar selalu mengingat mati. Marzuki membantah SBY datang ke kuburan untuk meminta restu arwah.
"Ziarah itu kan mengingatkan kita pada mati. Ngabalin itu apa nggak pernah ziarah. Pakai sebut arwah segala, arwah yang mana lagi," cetus Marzuki.
Menurut Marzuki, karena SBY tidak percaya takhyul, maka SBY yakin cara mengusir setan dilakukan dengan berzikir dan bukan mendatangi kuburan. DIa pun menyesalkan tuduhan Ngabalin.
"Jadi jangan suka menuduh tidak karuan. Yang katanya jimat itu, barangkali malah Ngabalin yang jimatnya banyak. Ngabalin itu kan teman saya juga, dan saya tahu, Ngabalin kan antara bercanda dengan serius itu nggak jelas," ujarnya. [fiq/ana]