inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

LSI: Elektabilitas SBY Merosot Lagi

Headline
Burhanudin Muhtadi
Oleh:
Sabtu, 4 Juli 2009 | 15:17 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Warning untuk SBY-Boediono. Berdasarkan riset Lembaga Survei Indonesia terbaru, elektabilitas capres incumbent itu merosot lagi hingga 4 persen.

Survei LSI 20 Juni-2 Juli, SBY-Boediono masih tetap unggul dari lawan politiknya, yakni 63,1 persen, Megawati-Pro sekitar 19,6 persen dan JK-Win sekitar 10,6 persen. Namun angka yang diperoleh SBY-Boediono terus merosot dari puncaknya yang mencapai 70 persen.

Menurut peneliti senior Lembaga Survei Indonesia Burhanudin Muhtadi, penurunan elektabilitas capres incumbent salah satunya disebabkan oleh gencarnya kampanye yang dilakukan oleh kubu lawan politiknya.

"Langkah strategis yang dilakukan kedua pasangan capres Megawati Soekarnoputri-Prabowo dan Jusuf Kalla-Wiranto salah satu penyebab turunnya elektabilitas tersebut," kata Burhanudin di Jakarta, Sabtu (4/7).

Jika SBY-Boediono tidak melakukan antisipasi, elektabilitas pasangan itu diprediksi akan menurun hingga pelaksanaan pencontrengan 8 Juli nanti.

"Tetapi berapa penurunannya kami belum dapat memprediksi, namun hal itu tidak akan mempengaruhi keinginan pasangan itu pemilu satu kali putaran," ujar dia.

Karena walaupun turun dalam empat hari ini, pasangan SBY-Boediono masih di atas lawan-lawan politiknya yaitu sekitar 50 persen lebih. "Terkecuali jika pasangan Mega-Pro dan JK-Win dapat meningkatkan elektabilitasnya hingga masing-masing 10 persen," imbuhnya. [*/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.