inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

LSI: Pamor SBY Merosot Rata di Daerah

Headline
inilah.com /Agus Priatna
Oleh:
Sabtu, 4 Juli 2009 | 15:28 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Berbagai serangan dan sindiran tim sukses SBY-Boediono yang diprediksi membuat kabur pemilih pasangan capres-cawapres itu mulai terbukti. Berdasarkan temuan LSI, elektabilitas SBY merosot di berbagai daerah dan kelompok.

"Penurunan tersebut bukan hanya terjadi di salah satu kelompok, namun hampir semua kelompok agama, suku, masyarakat menengah atas dan menengah bawah, semuanya merata," kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia Dodi Ambardi di Jakarta, Sabtu (4/7).

Berdasarkan survei LSI 20 Juni-2 Juli, SBY-Boediono masih tetap unggul dari lawan politiknya, yakni 63,1 persen, Megawati-Pro sekitar 19,6 persen dan JK-Win sekitar 10,6 persen.

Pada 3 Mei, elektabilitas pasangan SBY-Boediono sekitar 70 persen, 30 Mei masih cukup bertahan pada 70 persen, tetapi survei pada 20 Juni turun sekitar 3 persen menjadi 67 persen dan survei terakhir kembali turun 4 persen menjadi 63 persen.

Berdasarkan hasil penelitian LSI yang menggunakan metodologi sampel asal sebanyak 3.100 pilihan dengan teknik multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan sekitar 95 persen, dua bulan terakhir SBY-Boediono cenderung menurun.

Jika tidak diantisipasi, elektabilitas SBY-Boediono diprediksi akan terus turun hingga Pilpres 8 Juli. Sebab 2 pasangan lain terus gencar berkampanye. [*/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.