INILAH.COM, Jakarta - Rumput Gelora Bung Karno menjadi sorotan dalam kampanye akbar Mega, SBY, JK di Jakarta. Mega mengimbau massa jangan menginjak rumput, JK menghindari massanya menginjak rumput. Namun Presiden PKS Tifatul Sembiring pendukung SBY menginjak rumput. Massa SBY pun sempat ricuh kecil.
Tepat pukul 14.45 WIB, Sabtu (4/7), Tifatul memasuki stadion utama GBK, Senayan, Jakarta. Tifatul yang mengenakan kacamata dan peci hitam itu langsung merumput di lapangan.
Kedatangan Tifatul dari pintu sektor 19 itu cukup menarik perhatian para hadirin kampanye akbar SBY-Boediono. Selain karena dandanannya yang nyentrik, Tifatul juga menginjak rumput lapangan yang sebenarnya dilarang, karena akan merusak lapangan yang kini sedang dipersiapkan untuk pertandingan sepakbola Manchester United melawan Timnas PSSI.
Tifatul yang diampingi beberapa kader PKS terus saja berjalan menginjaki rumput menuju panggung utama, di mana band Andra and The Backbond sedang mendendangkan lagu-lagunya. Sesaat setelah Tifatul memasuki ruang VIP, terdengar teriakan dari pendukung SBY-Boediono, "Kampungan! Kampungan! Kampungan!"
Namun, ternyata bukan Tifatul yang diteriaki kampungan. Rupanya ada kerumunan massa di pinggir lapangan yang sedang rusuh kecil.
"Di bawah ada yang berantem tuh. Tapi sudah dibawa keluar orangnya," ujar salah seorang panitia yang tak mau disebutkan namanya. Berdasarkan pantauan INILAH.COM, di kerumunan massa itu terdapat bendera Partai Demokrat, PKS, PAN, PBR dan bendera relawan pendukung SBY. [mut/sss]