inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Oleh:
Kamis, 1 Januari 1970 | WIB
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
6 Komentar
Adi Pamungkas @ Senin, 6 Juli 2009 | 16:32 WIB
kalu kampanye SBY di Gelora Bung Karno tak ada bendera PKS tapi kampanye SBY di Jogja ada Bendera semua partai koalisi SBY Boediono,,.
hendri @ Senin, 6 Juli 2009 | 15:28 WIB
PKS cerdas???? Pertanyaan yang bagi saya jawabannya ga sulit. Elit PKS memang hebat, sukses menggiring kader dan pendukungnya kemanapun mereka suka. Kader PKS ??? Maaf , BODOH…, Saya punya alasan.. PKS Merupakan partai besar yang tidak jelas, apanya yang gak jelas??? Jawab sendiri setelah membaca isi hati saya ini.. Di banyak pilkada yang telah berlangsung, sebagai partai besar (sok besar) hampir tidak ada kader PKS yang diusung partainya. PKS cendrung mendukung calon yang diprediksi bakal menang dan calon yang punya duit banyak. Walaupun PKS sering mengklaim sebagai sebagai partai intelek, dan punya banyak kader hebat, pendukungnya pun anak-anak kampus, tapi mana kader hebatnya. Setiap ada pemilihan kepala daerah dan kepala Negara PKS SELALU JUAL DIRI…Ih malu-maluin. Saya pernah berkata kepada salah seorang calon kepala daerah diderah saya “ Bapak minta dukungan PKS aja, kan massanya ril” Tau ga jawaban bapak itu “ MAHAL …..MILYAR” Nauzubillah min zaliq, inilah partai yang aku dukung 2004 lalu. Sekarang sudah jadi monster uang. Dalam pemilihan presiden kali inipun sama. Dukungan terhadap SBY pun menurut saya murni hanya karna SBY paling berpeluang menang dan PKS bakal dapat jatah menteri.(Hal ini juga juga dilakukan oleh orang yang dulu begitu aku idolakan Amin Rais). Bodoh memang PKS yang memiliki suara besar dan kader yang solid kalah sama hanura dan gerindra (partai kemarin sore) yang berani maju dan menunjukkan mereka benar-benar ingin berjuang. PKS tidak bisa meyakinkan SBY untuk memilih kader PKS sebagai wakil, bodoh..bodoh..aku kecewa, padahal aku bermimpi SBY – Nurwahid yang bakal maju. Tapi udahlah PKS emang ga jelas, PECUNDANG. Untuk apa berkoar-koar mengklaim sebagai wakil umat, kalo wadah untuk itu tidak di ambil. Jadi oposisi tidak, jadi penguasa tidak …benar-benar ga jelas..PECUNDANG…Buat apa mendirikan partai kalau hanya akan bodoh-bodohin umat doang. Saya yakin sebenarnya SBY takut dan hormat pada PKS, tapi SBY sudah tau isi kepala dan mental elite PKS, SBY tau PKS tidak akan mau mendukung calon lain yang peluangnya lebih kecil dari dirinya, seandainya wakil SBY seorang yahudipun saya yakin PKS tetap ga akan lari dari SBY, yang penting mentri. Saya juga tidak melihat ada upaya kuat dari PKS untuk nyalon sendiri bersama partai lain seperti PAN, PPP,PKB dan partai lainnya, seharusnya PKS berjuang untuk menaikkan kadernya sendiri… Pertanyaannya sekarang..Kapan PKS punya calon sendiri ?? Menunggu menjadi Partai pemenang dulu ???? Ampe kiamat tidak akan menang bos partai you. Marah... Emosi baca isi hati saya ini??? Silakan kalian memang orang bodoh yang sok pintar hanya karna tinggal di kampus…Seharus kader PKS membuka mata hatinya untuk melihat semua ini, tapi kayaknya susah, mereka sudah di rasuki elit-elit DAJJAL. Jujur asal dengar orang ngomongin PKS dan baca berita PKS, emosi saya naik, mending partai lain yang ga munafik kayak PKS…..sebenarnya ini semua belum bisa mengurangi luapan emosi kekecewaan dari dalam diri saya, tapi kalau saya keluarkan semuanya.. maka tulisan ini akan di penuhi oleh isi kebun binatang… UNTUK KALIAN KADER PKS, sedikit tentang SBY, Saya awalnya dukung SBY tapi akhirnya tidak akan memilih dia karna, sok santun, tim sukses nya arogan, liat andi malaranggeng di TVONE sehabis debat capres, sok hebat gak mempunyai etika debat, komentarnya pun banyak sampahnya, pendukungnya pun arogan, merusak rumput Gelora bung karno, kali aja yang nginjak itu orang2 PKS ya, yang ga hobby bola, hobbynya cuma manjangin jenggot….
dwi susanti @ Minggu, 5 Juli 2009 | 20:03 WIB
partai lain sudah pasang atribut 2 hari sebelum kampanye akbar, bro..... massa kader + simpatisan PKS ngga mempermasalahkan massanya di akui oleh partai lain, no problemoooo..... semua mengakui hanya PKS yg bisa mendatangkan massa yg massiv tanpa dibayar.... hidup PKS....MERDEKA....ALLAHU AKBAR!!!
idut @ Minggu, 5 Juli 2009 | 19:03 WIB
tapi Di TV keliatan Banget Bendera PKS JUga PEngurusnya
Purwata Sahid @ Minggu, 5 Juli 2009 | 15:11 WIB
Warga PKS datang Jam 2.30 ke atas diperkirakan jumlahnya 87%
Sadari @ Minggu, 5 Juli 2009 | 14:26 WIB
Disitulah Kecerdasaan PKS,mampu menempatkan prioritas yang akan dimenangkan-kita ini bukan legi pemilu legislative tetapi pemilu presiden sehingga bendera yang diangkat adalah FIGUR SBY BUDIONO sehingga kader PKS tidak menggunakan atribut PKS
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.