inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Mega Pro Atau JK Win Sihir SBY?

Headline
KH Nuril Arifin
Oleh: Windi Widia Ningsih
Sabtu, 4 Juli 2009 | 15:49 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Ilmu sihir yang dikirim ke SBY dipertanyakan. Curhatan SBY tentang sihir yang dialamatkan kepada dirinya dan keluarganya dianggap tidak masuk akal. Meski demikian SBY disarankan melacak siapa pengirimnya. Apakah Mega-Prabowo atau JK-Wiranto?

"Kalau ada orang benci dan meneluh, itu pasti pesaingnya. Nah pesaingnya ini kan sekarang Mega-Prabowo dan JK-Wiranto," kata pimpinan Ponpes Soko Tunggal Abdurahman Wahid, KH Nuril Arifin.

Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Gus Nuril ini usai acara 'Kongkow bareng Gus Dur' di Kedai Tempo, Jakarta, Sabtu (4/7).

"Kalau Prabowo dan Wiranto, mereka kan sama-sama tentara. Kalau masih percaya dengan santet, nggak usah beli alutsista. Santet saja itu sudah sampai ke Malaysia. Nah berarti sekarang tinggal Mega atau JK," ujar Gus Nuril.

Untuk melacak apakah sihir itu dari Mega atau JK, Gus Nuril menyarankan agar SBY berterus terang saja dengan mengundang kedua rivalnya itu. Lalu dengan dalil era demokrasi, SBY bisa bertanya langsung kepada Mega dan JK siapa dan kenapa menyantet dirinya.

"Langsung tanya saja kenapa nyantet saya. Biar terbuka dan transparan. Nanti ada konferensi dukun dan paranormal. Ternyata Presiden RI terancam oleh santet dan sihir. Rakyat akan semakin tahu. Siapa yang mau neluh presidennya sendiri. Tapi ini kan tidak masuk akal. Ini tanda ketidakpercayaan diri SBY," tukas Gus Nuril. [sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
3 Komentar
Kepe-Kepe @ Senin, 6 Juli 2009 | 10:17 WIB
aduh, kenapa jadi begini?? Kalo begitu ilmu sby tentang sihir sudah tinggi donk. karena hanya orang yang bisa sihir yang dapat merasakan ini sihir atau tidak. Saran saya coba dikonfirmasi ke Ma Erot ato Ma Lampir
riandy @ Minggu, 5 Juli 2009 | 17:17 WIB
kaya` kurang krjaan aja.....
che @ Sabtu, 4 Juli 2009 | 17:00 WIB
dari seluruh negara dunia, cuma di indonesia isu begini jadi topik politik. demokrasi ghaib. ngaco!
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.