INILAH.COM, Jakarta - Jubir Timkamnas Jusuf Kalla-Wiranto terheran-heran dengan pengakuan SBY yang disihir. Menurut Indra J Piliag, di zaman internet masih ada yang percaya dengan sihir.
"Menurut saya itu lebih baik ditanyakan kepada Ki Gendeng Pamungkas, Mama Lauren, Ki Joko Bodo karena mereka yang lebih paham," kata Indra usai jumpa pers di Chemistry Media Center, Jakarta, Sabtu (4/7).
Menurut Indra, pengakuan SBY menunjukkan ketakutan yang serius, ketakutan pada pribadi, dan ketakutan kehilangan kekuasaan. Dan pengakuan sihirnya jelas akan mempengaruhi pengembangan pada citra dirinya.
"Dia (SBY) seakan mengajak dunia gaib dalam Pilpres. Kalau kita bicara sihir saya seperti kembali kemasa lalu," sinis Indra.
Waktu sihir berkuasa, kata Indra, demokrasi belum ada. Saat itu yang ada pemerintah kerajaan, yang masih ada dayang-dayang, permasuri, ratu. "Saya sangat prihatin mendengar presiden mengatakan itu," pungkasnya. [ana]