INILAH.COM, Jakarta - Timses SBY-Boediono tak peduli terhadap hasil polling Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menyatakan pamor SBY merosot. Timses santai menanggapi hal itu karena SBY-Boediono tetap diyakini akan menang di atas 50%.
"Ya biarkan saja, lembaga polling kan biasa naik turun begitu, yang penting kita masih di atas 50%, nggak masalah," kata anggota Tim Pemenangan SBY-Boediono, Marzuki Alie, kepada INILAH.COM di Jakarta, Sabtu (4/7).
Sekjen Partai Demokrat ini mengatakan memang sudah menjadi tugas lembaga polling untuk bekerja mengamati apa saja faktor yang membuat kandidat merosot. Termasuk dikatakan SBY turun karena isu rasialis yang dilontarkan oleh anggota timkamnas SBY-Boediono, Andi Alfian Mallarangeng.
"Ya memang sudah merupakan tugas mereka (LSI). Kalau memang isu (Andi) membuat turun, kita tidak masalah, nanti juga kalau sudah di-clear-kan isu itu naik lagi kok," paparnya.
Ia membantah kalau ulah Andi Mallarangeng adalah salah satu faktor yang membuat SBY jatuh. Ia menilai perbuatan Andi itu tidak ada yang salah, dan sudah diklarifikasi.
"Kita santai sajalah, tidak usah pusing dengan itu semua, kalau polling naik ya bagus, turun juga tidak apa-apa, yang penting kita tetap yakin 8 Juli kita bisa di atas 50%, dan pilpres satu putaran," tandasnya. [ikl/sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !