inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Rakyat Sengsara, SBY Kampanye Mewah

Headline
Susilo Bambang Yudhoyono - inilah.com /Agung Rajasa
Oleh:
Sabtu, 4 Juli 2009 | 17:23 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Dikabarkan kampanye terakhir calon presiden SBY-Boediono jelang pilpres 8 Juli 2009 menelan biaya sebesar Rp15 miliar.

Ini jelas tidak sesuai dengan apa yang dilontarkan SBY dan Boediono dalam sambutannya saat kampanye penutupnya di Gelora Bung Karno, Sabtu (4/7). SBY menyatakan ingin meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan rakyat dengan mencukupi kebutuhan hidup rakyat.

Para nasabah Sarijaya yang kini nasibnya terkatung-katung hanya menggangap orasi SBY ini hanya omong kosong belaka. "Buktinya, nasib kami hingga sekarang ini sedikit pun tidak ada perhatian dari beliau," ujar salah seorang nasabah Sarijaya kepada INILAH.COM, Sabtu (4/7).

Menurutnya, yang penting bagi masayarkat adalah buktinya, dan bukan hanya teori semata. "Apalagi saya lihat kampanyenya beliau itu layaknya sebuah pesta kemerdekaan saja. Apa ini yang disebut meningkatkan kesejahteraan rakyatnya yang saat ini tengah menderita karena krisis ekonomi," tandasnya.

Di sisi lain, lanjutnya, nasib masyarakat dibiarkan menderita, separti halnya para nasabah Sarijaya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
10 Komentar
msyna @ Selasa, 7 Juli 2009 | 01:23 WIB
Apakah ini namanya demi pencitraan, supaya nampak elegant, besar, lalu pantas untuk dipilih? Mana lebih baik dengan kesederhanaan, mengajak melihat persoalan sebenarnya, menyisir program dengan trobosan ide-ide yang cemerlang, saya rasa ini jauh lebih mendidik dan punya berkah
Yusrizal @ Senin, 6 Juli 2009 | 15:24 WIB
untuk kampanye satu hari 15 Milyar??? woi banyak sekali, klo hari itu dibelikan beras untuk rakyat miskin, atau buka jalan pertanian atau beli pupuk, dikampungku bisa hidup 15 tahun.
athil @ Senin, 6 Juli 2009 | 10:28 WIB
saya hanya bisa bilang bagaimana bisa mensejahterakan rakyat kalau uang hanya dihabur-hamburkan untuk menunjukkan kekuatan massanya. apakah karena banyaknya donatur yang ada sehingga uang tidak bisa digunakan lagi. simpan saja itu uang dan setelah pilpres diserakan ke kaum duapa agar bermanfaat, jangan hanya bisa mengatakan "apakah dengan membantu rakyat salah"
Andhika @ Minggu, 5 Juli 2009 | 11:51 WIB
Ya… begitulah ,… semoga masyarakat tersadarkan, bahwa yang bekerja dengan baik adalah JK, tolong diingatkan saudara 2 kita yg tdk mengintip dilayar monitor ini, bahwa Kompor, BLT, Keringanan Biaya Pendidikan dan Kesehatan yang memang belum maksimal saat ini, mereka bisa dapatkan karena langkah JK sebagai INISIATOR dan EKSEKUTOR pelaksanaan konversi Minyak Tanah ke GAS yang menghemat sampai Rp. 50 TRILYUNNN, dan Perdamaian di ACEH, POSO, AMBON, dan langkah 2 penghematan LAINNYA,….. RAKYAT akan mendapatkan lebih bila kita memilih yang TERBAIK.
Warren Buffet @ Minggu, 5 Juli 2009 | 00:29 WIB
Lalu JK dan Mega itu, memangnya tidak mewahnya juga dalam iklan? anda2 ini bagaimana, apa tidak punya mata utk melihat, telinga untuk mendengar? JK dan Mega itu, apa irit jg dalam iklan kampanye? Yang jelas ini ada sponsorlah dan yg penting, kwalitas kepemimpinan setelah jadi presiden lagi, LANJUTKAN! Daripada irit di kampanye, tetapi setelah jadi presiden, korupsi meningkat lagi, lebih gawat bukan?
pemi @ Minggu, 5 Juli 2009 | 00:10 WIB
jgn pilih SBY titik!!!
ay @ Sabtu, 4 Juli 2009 | 21:24 WIB
alangkah baiknya jika memang dana untuk kampanye tersebut, dialokasikan untuk penanggulangan kemiskinan, lebih baik bersedekah dengan ribuan rakyat miskin di Indonesia, banyak penduduk indonesia yang kelaparan, bagaimana pula dengan korban lumpur lapindo dll. jika saja dana 15 M tersebut...
Dian @ Sabtu, 4 Juli 2009 | 19:49 WIB
Itu namanya tdk satu kata satu perbuatan.
Peduli Indonesia @ Sabtu, 4 Juli 2009 | 18:11 WIB
Betul tu . . . SBY dan Pendukungnya tidak peduli dg harga diri Bangsa ini . . . salah satu bukti nya adalah Lapangan SUGBK yg rumput nya dijaga untuk lawan MU malah di ijak2 . . . apa peduli tu dengn harga diri Bangsa Indonesia . . . apa kata dunia kalo Rumput di Stadion kebanggan Indonesia tidak bags . . .
Avgan @ Sabtu, 4 Juli 2009 | 17:45 WIB
Yg bilang SBY orang sederhana dan empati kepada rakyat kecil dan tdk suka menghambur2an uang siapa? Ah itu kan cuma di iklan...
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.