INILAH.COM, Jakarta - Berbeda dengan anggota tim kampanye Andi Mallarangeng, SBY mengaku menyayangi semua suku, termasuk suku Bugis, yang merasa terhina oleh pernyataan jubir SBY itu. Bersama Boediono, SBY akan mengayomi seluruh bangsa Indonesia.
"SBY-Boediono menyayangi semua suku, suku Aceh, Batak, Dayak, Bugis, dan suku Papua. Semua disayangi," kata SBY dalam orasinya di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (4/7).
SBY mengajak agar memilih pemimpin yang memberi bukti, bukan janji. Apalagi janji-janji surga yang disertai provokasi, menebar fitnah ke sana-sini.
"Bukan pemimpin yang berjanji muluk-muluk, tapi tidak mengetahui situasi Indonesia dan dunia," ujar SBY.
Menurut capres incumbent itu, rakyat Indonesia membutuhkan pemimpin yang mampu menjawab tantangan krisis ekonomi dunia. Di saat negara lain anjlok, Indonesia bisa bertahan dan terus membaik.
Selain itu, lanjut SBY, Indonesia membutuhkan pemimpin yang bekerja keras dan cerdas, tanpa memperkaya diri sendiri, menyalahgunakan kekuasaan, dan mampu melanjutkan hasil nyata pembangunan. Selain itu mampu meningkatkan citra, harga diri dan nama baik di dunia. [ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !