Jumat, 25 Mei 2012 | 21:27 WIB
Follow Us: Facebook twitter
SBY Orasi, Massa Kebelet Bubar
Headline
Susilo Bambang Yudhoyono - inilah.com/Wirasatria
Oleh: Raden Trimutia Hatta
web - Sabtu, 4 Juli 2009 | 17:54 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kampanye SBY-Boediono yang dihelat di Gelora Bung Karno Senayan tak jauh beda dengan kampanye Mega-Prabowo sebelumnya di GBK juga. Saat SBY dan Boediono berorasi, massa yang tadinya memenuhi GBK kebelet membubarkan diri.

Kerumunan massa yang hendak membubarkan diri meninggalkan GBK itu terlihat di sektor 22 dan 19. Massa yang meninggalkan SBY saat orasi itu mayoritas adalah ibu-ibu yang mengaku lelah sudah hadir sejak pukul 10.00 WIB.

"Dari pagi saya sudah tunggu Pak SBY, tapi kelamaan, mau minum saja susah nggak disediain," keluh salah seorang peserta kampanye Siti Sarah (38) sambil beranjak dari GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (4/7).

Saat massa mulai banyak meninggalkan GBK, panitia buru-buru mencegat dan melarang ibu-ibu yang hendak keluar. "Sabar ya ibu, Pak SBY lagi pidato, 10 menit lagi ya ibu. Kalau ibu pergi, nanti dilihat kamera jadi kelihatan sepi," ujar salah seorang panitia acara.

Namun ibu-ibu yang sudah tidak mau menunggu lagi terus memaksa agar pintu dibuka. "Buka dong! Saya sudah tidak tahan nih. Saya sudah sejak pagi di sini, mau buang air nih, sudah nggak tahan," ketus seorang ibu berjilbab hijau.

Seorang ibu lainnya, ketika ditanya wartawan, mengaku sudah tidak mau lagi menunggu SBY-Boediono selesai berorasi karena dirinya sudah sampai buang air di celana. "Saya sudah tidak tahan lagi, Mas. Ke pintu kiri disuruh ke kanan, ke pintu kanan disuruh ke kiri. Sampai-sampai celana saya sudah basah nih," cetus Maysaroh (50) blak-blakan.

Meski sudah diprotes massa, panitia acara tetap menahan untuk tidak boleh meninggalkan arena GBK. Namun massa yang tadinya memenuhi hampir setengah lapangan terlihat sudah meninggalkan tempat SBY-Boediono menggelar kampanye terakhirnya itu dan menyisakan tumpukan sampah. [mut/sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
6 Komentar
Heran
Senin, 6 Juli 2009 | 21:15 WIB
Kata putera saya yang kebetulan pagi-pagi hari Sabtu itu kerja bakti sosial medis dari FKUI : "Wah, pa suasananya seperi mau perang bukan hanya banyak sekali polisinya ada TNI lagi !!! Benar-benar memanfaatkan kekuasaan" katanya. Saya bilang ya itulah pemimpin kita bukan pemimpin Korea yang harga diri tinggi dan rasa malunya besar ! Kata putera saya lagi : kok Presiden kita masih sempat-sempatnya bikin album lagu ya ? Kata saya : " kalau di Thailand itu sudah "double job" resikonya apa ?? Padahal rakyat kita lebih miskin daripada Thai. Ya itulah karakter kata saya.
dani
Minggu, 5 Juli 2009 | 02:49 WIB
harusnya SBY sediakan diapers, jangan kaos. aku udah ogah deh dukung ni capres, capé, kalo dulu iya. sekarang udah ada capres yg lebih berotak.
Riana
Sabtu, 4 Juli 2009 | 21:21 WIB
Gimana sih panitia kampanye itu? Orang sudah kebelet mau kencing pun masih ditahan-tahan. Akibatnya mereka sampe ngompol di Gelora Bung Karno. Nanti pas MU datang untuk tanding lawan Indonesia All Star, lapangannya bau pesing.... bayangin kalo ada 1000 ibu-ibu ngompol di situ... :))
muhammad susilo
Sabtu, 4 Juli 2009 | 19:56 WIB
benar ibu itu bilang "kelamaan".. menggambarkan tokoh yg sedang berorasi
jerry
Sabtu, 4 Juli 2009 | 19:40 WIB
kasihan rakyat, demi pencitraan rakyat jd korban haruskah rakyat menderita 5 tahun lagi? "orang pintar pasti pilih JK" http://www.youtube.com/watch?v w4X7rt-JSxw
Josep Kalah
Sabtu, 4 Juli 2009 | 18:14 WIB
makanya kalo datang ke acara kampanye semacam ini jangan lupa pake diapers... :D
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.