Senin, 28 Mei 2012 | 21:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
'Soeharto Saja Tak Bilang Dia Kejawen'
Headline
Radhar Panca Dahana - ist
Oleh: Rafiqa Qurrata A'yun
web - Minggu, 5 Juli 2009 | 08:39 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pengakuan SBY bahwa ada orang yang mengirimkannya sihir di depan umum amat disayangkan. Sebab hal semacam itu harusnya hanya menjadi konsumsi pribadi.

Budayawan Radhar Panca Dahana tidak memungkiri bahwa mistik masih ada dalam kehidupan sebagian masyarakat. Namun SBY tidak sepantasnya mengumbar hal itu.

Radhar mencontohkan presiden-presiden Indonesia sebelumn SBY. Soekarno dan Soeharto cukup kental dengan nuansa spiritual.

"Kita tahu Soekarno itu tokoh yang kental dengan nuansa spiritual, Soeharto juga penganut kejawen. Kita tahu Gus Dur sering ziarah kubur, tapi itu kan menjadi urusan pribadi, tidak dijadikan discourse publik. Coba, mana pernah Soeharto bilang-bilang dia kejawen?" ujar Radhar kepada INILAH.COM, Jakarta, Minggu (5/7).

Ucapan SBY itu, menurutnya, sama dengan menjustifikasi bahwa dalam hidup ini ukurannya bukan lagi akal sehat, tetapi juga ukuran lain yang tidak rasional. Bahayanya, itu bisa menciptakan disorientasi pada rakyat Indoensia. [fiq/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.