INILAH.COM, Jakarta - Insiden keracunan kembali terjadi. Kali ini, sedikitnya 31 warga Cilincing, Jakarta Utara, akibat mengonsumsi nasi kotak yang dibagikan dalam acara khitanan. Wah.
Peristiwa naas tersebut menimpa warga yang tinggal di Jalan Cilincing Raya, RT 12/04, Cilincing, Jakarta Utara. Hingga, Sabtu (4/7), tinggal balita bernama Yesa (2) yang masih dirawat di RS Koja, Jakarta Utara.
Ketua RT setempat, Eddy yang dihubungi melalui telepon genggamnya menjelaskan jumlah warga yang mendapat perawatan di rumah sakit kesemuanya sebanyak 31 orang. Tiga diantaranya merupakan balita. "Tadi malam (3/7) ada 27 orang, bertambah menjelang pagi 4 orang jadi 31 warga. 30 Orang telah dipulangkan tinggal satu balita saja yang
dirawat," jelas Eddy.
Peristiwa keracunan ini terjadi 3 Juli malam usai warga menyantap nasi kotak yang diberikan keluarga Pak Toha dalam rangka khitanan putra keduanya. Warga sempat dilarikan ke klinik Indosehat yang berada tak jauh dari lokasi, sebelum akhirnya dirujuk ke RS Koja.
Petugas Polsek Cilincing sejauh ini sudah melakukan pemeriksaan intensif kepada Toha dan keluarganya. Polisi juga menyita nasi kotak yang dimakan warga dengan menu nasi kuning, ikan asin, teri dan kacang, bihun goreng serta ayam goreng tersebut untuk diselidiki lebih lanjut.
Meski mengakui hasil medis yang diberikan pihak rumah sakit menerangkan keracunan massal tersebut adalah akibat makanan, namun Toha mengaku belum mengetahui lauk apa yang menjadi sumber petaka ini. Dirinya juga meyakinkan makanan tersebut bukanlah diperoleh dari katering melainkan hasil masakan keluarganya sendiri. Sebagai bentuk tanggung jawab, semua biaya pasien yang menjadi korban keracunan itu ditanggung oleh keluarga Toha. [ton]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !