inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

'Ucapan Andi Ancam Integritas Bangsa'

Headline
Andi Alfian Mallarangen - Foto/ Subekti
Oleh: Windi Widia Ningsih
Minggu, 5 Juli 2009 | 06:45 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kontroversi terhadap ucapan Andi Alfian Mallarangen tentang orang Sulawesi yang belum saatnya jadi Presiden terus bergulir. Pernyataan tersebut dinilai bisa mengancam intrigritas Bangsa Indonesia.

"Andi dan Ruhut punya posisi yang kuat, maka ucapannya atau perkataannya mengandung nilai berita, bila dimuat maka akan melahirkan aspek opini yang luar biasa. Ini yang berbahaya bagi integritas bangsa."

Demikian kata Pimpinan Ponpes KH Abdurrahman Wahid, Gus Nuril kepada INILAH.COM, Jakarta, Minggu (5/7).

Sebelumnya Ketua DPP Partai Demokrat lainnya, Ruhut Sitompul juga pernah tersandung hal yang sama. Kala itu, Ruhut menyebut orang Arab tidak pernah membantu Indonesia. Ucapan tersebut dilontarkan saat berdiskusi dengan jubir JK-Win yang kebetulan keturunan etnis Arab, Fuad Bawazir.

Gus Nuril berpendapat walaupun Andi merupakan tim kepresidenan dan Ruhut awalnya tim sukses, SBY tetap harus menindak keduanya. "Jangan pake orang-orang kayak gini," cetusnya.

Nampaknya, tutur dia, ketamakan membuat orang lupa untuk menjaga sopan santun dan etika dalam berpolitik. Sehingga membuat pernyataan yang membuat SARA. Karena itu, Gus Nuril mengusulkan perlu diadakan koreksi pada tim sukses agar tak terulang.

Koreksinya bisa dari internal maupun eksternal. Kalau eksternal, urai dia, dapat disebarkan dan diberitahukan kepada masyarakat supaya tidak memiih Presiden yang sangat sektarial begini. Sementar internal SBY harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

"Ia (SBY) harus dengan legowo memberikan contoh untuk memecat mereka (Andi dan Ruhut)," cetusnya. [ton]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
fajar @ Selasa, 7 Juli 2009 | 10:28 WIB
ucapan AM sangat menyakiti hati bangsa khususnya suku bugis makassar. mungkin inilah bukti kalau hati sudah dibutakan oleh kekuasaan, lupa diri lupa asal. Perjalanan saudara AM masih panjang, bertaubatlah dan meminta maaf kepada bangsa ini, jaga mulutmu. Tadinya kami merasa bangga pada anda, namun anda telah meluluhlantakkan semua hanya karena lupa diri dan mulutmu yang berbisa.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.