Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !.
Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android
dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
7 Komentar
Bagus S
Selasa, 7 Juli 2009 | 14:07 WIB
Jangan kuatir banyak rakyat yang mendukung SBY orang yang berteriak curang justru merekalah yang mungkin akan melakukan kecurangan salah satunya dengan cara sihir
Bang Awas
Senin, 6 Juli 2009 | 13:18 WIB
Masyarakat Indonesia memang percaya sihir kok. Lihat aja dukun-dukun pada laku dan pada pasang iklan di tv. Kalo saya sih emang enggak percaya. Saya yakin SBY menang bukan karena saya pro SBY. Karena rakyat kan sekarang udah agak pinter dan Capres-capres yang lain cuma bisa ngelontarin slogan-slogan yang kalau bener-bener dilaksanakan akibatnya rakyat akan semakin susah.
awie
Senin, 6 Juli 2009 | 03:18 WIB
seorang presiden haruslah sempurna,kalo tidak ya mendekati sempurna selain mampu berpikir logic juga magic, biar nantinya kalo jadi, bisa membuat aturan khusus dan anggaran khusus pada orang-orang yang seperti itu,
tapi rasanya saya ndak respek pada orang yang sempurna, karena manusia ada kekeurangan dan potensi
Amir Kayun
Minggu, 5 Juli 2009 | 21:33 WIB
Di jaman cyber ini masih ada capres yg merasa di serang dengan sihir sungguh sangat tragis, menyedihkan dan mengenaskan. Rasanya akan lebih elagan jika yang diangkat isu diserang melalui SMS, Facebook, milis, berita online dll. akan lebeh bisa diterima. Intelektual kita terasa dipinggirkan dengan isu tersebut.
telo
Minggu, 5 Juli 2009 | 19:36 WIB
Sebenarnya sah saja orang memberikan kesaksian perihal peristiwa yang dialami,misal menyampaikan kejadian-2 aneh yang dialami....Tapi,kalau hal itu dilakukan dengan seolah "menuding" orang lain melakukan terhadap dirinya,nah itu sudah "menghakimi" orang lain....! Sebab bisa saja kejadian aneh yang menimpanya dirinya sebagai peringatan Tuhan atas perilakunya sendiri,who's knows? Jadi,SBY perlu bertobat-lah...!
Galih
Minggu, 5 Juli 2009 | 15:01 WIB
Bp Fajroel Rachman mungkin gak tau bahwa yang namanya ilmu sihir itu memang ada atau mungkin bapak aja yang kurang gaul kale ye..
antiklenik
Minggu, 5 Juli 2009 | 14:14 WIB
Saya semakin bulat untuk tidak memilih SBY dalam PILPRES 8 juli 2009.
Mengapa?, silahkan pelajari apa yang saya tulis.
Tidak ada yang salah dengan zikir dan do'a sebagai benteng pelindung terhadap serangan sihir.
Namun yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana seorang presiden bisa mengeluarkan tuduhan yang tidak berdasar dan sulit dibuktikan bahwa lawan politiknya menggunakan sihir untuk untuk menyerang dia dan keluarganya sehingga kalah dalam pertarungan PILPRES?
Sungguh suatu pernyataan yang sangat tendensius dan prematur.
Kasus korupsi saja sulit membuktikan apalagi kasus sihir.
Apakah taktik "MERASA DIZALIMI" sudah mulai digencarkan?
Beliau tahu bahwa rakyat INDONESIA masih percaya dengan klenik dan perdukunan, inilah yang dimanfaatkannya.
Menuduh orang lain telah berlaku zalim kepada dia dan keluarganya dengan cara melakukan sihir pada dia dan keluarganya.
Rakyat INDONESIA yang berpikiran dangkal akan mudah percaya dengan pernyataan bodoh seperti itu, karena memang hal tersebut sulit dibuktikan.
Namun ada satu hal yang beliau lupakan.
Seseorang yang melakukan sihir berarti orang tersebut berkonspirasi dengan setan demi satu tujuan.
ISLAM mengharamkan perbuatan tersebut sampai menghukumi pelakunya sebagai "KAFIR"
karena telah melakukan syirik kepada Allah.
Artinya tanpa atau dengan disadarinya SBY telah menghukum lawan politiknya dengan sebutan "KAFIR"
sedangkan Umar Ibnu Khatab ra berpesan "barangsiapa yang memanggil saudaranya KAFIR, maka saksikanlah sesungguhnya dia (yang mengatakan tersebut) adalah KAFIR
Astaghfirullah, ini bukanlah perkara kecil saudaraku.
Demi Allah yang nyawaku berada di tangannya, saya merinding mendengar ucapan PRESIDEN kita saudara SBY yang telah dengan sengaja menuduh saudaranya seiman yang lain melakukan perbuatan seorang KAFIR MUSYRIK
Tidakkah perkataan beliau tersebut, sebagaimana yang dikatakan UMAR IBNU KHATAB akan kembali pada orang yang membuat tuduhan?
Ya Allah, Engkau yang membolak balik hati, tetapkanlah kami dalam keimanan,
Jangan Engkau sesatkan kami setelah Engkau beri kami petunjuk
Dan jadikanlah kami menjadi golongan orang orang yang beriman lagi Engkau ridhoi