Senin, 28 Mei 2012 | 21:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Percaya Sihir, Lepas Gelar Doktor SBY
Headline
Susilo Bambang Yudhoyono - inilah.com/ Wirasatria
Oleh: Mevi Linawati
web - Minggu, 5 Juli 2009 | 09:47 WIB
INILAH.COM, Jakarta - SBY dihimbau untuk membuang gelar doktornya dan diganti dengan dukun klenik. Hal itu dilakukan karena capres nomor urut dua itu percaya kalau dirinya mendapatkan serangan ilmu hitam dan sihir dari lawan politik dan berhasil ditangkis dengan zikir.

"Kalau dia mau bicara ilmu sihir dan ilmu hitam, dia buang saja gelar dokternya, ganti dengan dukun klenik," ujar Sosiolog Universitas
Indonesia Thamrin Amal Tomagola kepada INILAH.COM di Jakarta, Minggu (5/7).

Menurut Thamrin, capres yang diusung 24 parpol itu sebagai orang yang pernah mengenyam pendidikan di luar negeri dan universitas ternama yang mengutamakan rasionalitas. Sehingga sangat mengejutkan jika SBY secara tiba-tiba bicara tentang sihir.

Namun di sisi lain, ia mengatakan, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat sedang melakukan upaya pencitraan diri sebagai seorang muslim yang sejati. Yakni menangkal sihir atau ilmu hitam dengan menggelarkan zikir. Selain itu, lanjut Thamrin, SBY masih terbawa pada budaya yang tidak terlepas dari hal-hal klenik.

"Dia mau tampil sebagai muslim sejati apalagi banyak tanggapan kalau cawapresnya adalah orang muslim kejawen" tandasnya. [mvi/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
9 Komentar
doni pastri jail
Selasa, 7 Juli 2009 | 18:36 WIB
@ghozali @muaz "Seharusnya saudara Tamrin itu sendiri yang harus belajar kembali aqidah Islam. Sihir itu termasuk perkara ghoib yang wajib kita imani (QS. Al-Baqarah:3). Justru orang-orang yang tidak mengakui keberadaan ihir itulah, orang-orang yang tidak beriman" Yang anda katakan itu benar, tetapi dalam konteks yang salah ... Bagaimana menuduh kesana kemari bahwa dirinya kena sihir..., bukankah kalau itu tidak benar merupakan fitnah ? Anda harus lebih teliti lagi , siapa yang membisiki bahwa SBY kena sihir ? anda bilang sihir termasuk sesuatu yg ghoib yang kita harus imani, tetapi kenapa percaya sama pembisik yang mengaku mengetahui yang ghoib. Jadi jelas pembisik itu penipu , karena mengaku mengetahui yang ghoib, begitu pak ustadzzz... Saya mau tanya pak ustadzz, bagaimana dengan orang yang berihtiar kesana kemari mencari"sesuatu ke maqam" untuk tuujuan kekuasaan
anton
Senin, 6 Juli 2009 | 13:09 WIB
kasian ya sby dari dulu koq di dzolimi terus, jd presiden msh di dzolimi juga dan skrng mau maju capres lg masih aja di dzolimi terus terus dan terus....
Bang Awas
Senin, 6 Juli 2009 | 13:08 WIB
Ah boleh-boleh aja SBY ngomong gitu. Seperti juga JK ngaku-ngaku keberhasilan pembangunan sekarang hasil karya dia sementara kegagalannya ulah SBY. Dalam realitasnya masyarakat Indonesia memang percaya dukun, buktinya dukun pada laku dan pasang iklan di TV. Dulu Permadi pernah menyelenggarakan study tour meninjau tuyul-tuyul. He...he...he...
jamhur
Senin, 6 Juli 2009 | 08:29 WIB
setuju pak muaz dan pak ghozali. seperti perkataan pak Tifatul, rasulullah saja pernah kena sihir. dan mengenai perkataan sihir, SBY mengatakannya dalam acara majelis dzikir di cikeas. jadi perkataan SBY sesuai dengan konteks acara!!! bagi yg ingin terhindar sihir maka banyak berdzikir!!
PRIHATIN
Minggu, 5 Juli 2009 | 20:46 WIB
ha ha ha... kebakaran jenggot! ilmiah, realistis bung! ghoib tentang Allah SWT dan rahasiaNya beda dgn tahayyul.
robot
Minggu, 5 Juli 2009 | 20:40 WIB
kian dekat pemilu, politik kian menggelikan, terutama dari mereka yang baru kemarin menyatakan tentang rasionalitas. baiknya SBY kalo bener kena sihir gak usah ngadain zikir, tapi dateng ke ponari.
muaz
Minggu, 5 Juli 2009 | 10:34 WIB
Ada tuduhan muslim kejawen... apa itu pak tamrin ? kalau muslim yg tukang fitnah ada pak ? di Bogor SBY berpotensi menang 68% hasil simulasi radar bogor di 20 kecamatan. 1 dan 2 siap kalah ?
Muaz
Minggu, 5 Juli 2009 | 10:26 WIB
Pak Tamrin, ilmu sihir itu ada. Kalau bapak muslim, coba baca Alqur'an dulu, baru komentar. Yang perlu buang Dr itu yang datang ke dukun dan percaya omongan dukun. yang begini banyak di PTN, Ada yg langganan ke banten, ke g kelud.. ah spt gak tau aja. Tak bisa dipungkiri para analis politik condong ke bukan SBY. kenapa, wallahu'alam hanya dia dan dirinya yg tahu.
Ghozali
Minggu, 5 Juli 2009 | 10:08 WIB
Seharusnya saudara Tamrin itu sendiri yang harus belajar kembali aqidah Islam. Sihir itu termasuk perkara ghoib yang wajib kita imani (QS. Al-Baqarah:3). Justru orang-orang yang tidak mengakui keberadaan ihir itulah, orang-orang yang tidak beriman. Namun dengan percaya akan keberadaan sihir tersebut, bukan berarti lantas kita takut. Karena Allah SWT lah tempat kita berlindung. Dia Maha Besar dan Maha Berkuasa, bukan para dukun klenik yang menghamba pada jin terkutuk itu. Jadi sudah benar apa yang dilakukan SBY dengan berzikir untuk memohon pertolongan ALLAH SWT. Istighfarlah Pak Tamrin...
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.