INILAH.COM, Jakarta - SBY dihimbau untuk membuang gelar doktornya dan diganti dengan dukun klenik. Hal itu dilakukan karena capres nomor urut dua itu percaya kalau dirinya mendapatkan serangan ilmu hitam dan sihir dari lawan politik dan berhasil ditangkis dengan zikir.
"Kalau dia mau bicara ilmu sihir dan ilmu hitam, dia buang saja gelar dokternya, ganti dengan dukun klenik," ujar Sosiolog Universitas
Indonesia Thamrin Amal Tomagola kepada INILAH.COM di Jakarta, Minggu (5/7).
Menurut Thamrin, capres yang diusung 24 parpol itu sebagai orang yang pernah mengenyam pendidikan di luar negeri dan universitas ternama yang mengutamakan rasionalitas. Sehingga sangat mengejutkan jika SBY secara tiba-tiba bicara tentang sihir.
Namun di sisi lain, ia mengatakan, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat sedang melakukan upaya pencitraan diri sebagai seorang muslim yang sejati. Yakni menangkal sihir atau ilmu hitam dengan menggelarkan zikir. Selain itu, lanjut Thamrin, SBY masih terbawa pada budaya yang tidak terlepas dari hal-hal klenik.
"Dia mau tampil sebagai muslim sejati apalagi banyak tanggapan kalau cawapresnya adalah orang muslim kejawen" tandasnya. [mvi/jib]