INILAH.COM, Jakarta - Kisruhnya Daftar Pemilih Tetap (DPT) membuahkan wacana penundaan pilpres pada 8 Juli mendatang. Wacana tersebut ditolak mentah-mentah Presiden PKS Tifatul Sembiring.
"Saya tidak setuju, pilpres ditunda. Buat apa? Tidak ada alasannya pilpres ditunda-tunda lagi," ujar Tifatul kepada INILAH.COM di Jakarta, Minggu (5/7).
Tifatul menilai persoalan DPT tidak harus diselesaikan dengan menunda pelaksanaan pilpres. Dijelaskan dia, jika masih ada masalah terkait DPT, hal tersebut harus dituntaskan KPU.
"Ya dituntaskan yang belum tuntas, tapi bukan membatalkan semua. Lagipula KPU juga beberapa hari lalu bilang sudah diperbaiki, sudah beres," sanggah Tifatul.
Penundaan pilpres, tutur dia dapat mengganggu jadwal yang telah disusun KPU. Selain itu, penundaan juga bisa memunculkan berbagai risiko.
"Nanti ada penambahan biaya, lalu masalah keamanan. Itu harus dipikirkan," terang Tifatul yang juga Wakil Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye SBY-Boediono. [fiq/jib]