Senin, 28 Mei 2012 | 21:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tifatul Tolak Tunda Pilpres
Headline
Tifatul Sembiring - inilah.com/Noerma
Oleh: Rafiqa Qurrata A'yun
web - Minggu, 5 Juli 2009 | 09:55 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kisruhnya Daftar Pemilih Tetap (DPT) membuahkan wacana penundaan pilpres pada 8 Juli mendatang. Wacana tersebut ditolak mentah-mentah Presiden PKS Tifatul Sembiring.

"Saya tidak setuju, pilpres ditunda. Buat apa? Tidak ada alasannya pilpres ditunda-tunda lagi," ujar Tifatul kepada INILAH.COM di Jakarta, Minggu (5/7).

Tifatul menilai persoalan DPT tidak harus diselesaikan dengan menunda pelaksanaan pilpres. Dijelaskan dia, jika masih ada masalah terkait DPT, hal tersebut harus dituntaskan KPU.

"Ya dituntaskan yang belum tuntas, tapi bukan membatalkan semua. Lagipula KPU juga beberapa hari lalu bilang sudah diperbaiki, sudah beres," sanggah Tifatul.

Penundaan pilpres, tutur dia dapat mengganggu jadwal yang telah disusun KPU. Selain itu, penundaan juga bisa memunculkan berbagai risiko.

"Nanti ada penambahan biaya, lalu masalah keamanan. Itu harus dipikirkan," terang Tifatul yang juga Wakil Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye SBY-Boediono. [fiq/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
3 Komentar
reza
Minggu, 5 Juli 2009 | 22:55 WIB
Udah ngak sabar jadi menteri ya....
Bati
Minggu, 5 Juli 2009 | 10:36 WIB
nggak usah banyak omong akh..mau cepat2 jadi menteri ya???
Donna
Minggu, 5 Juli 2009 | 10:18 WIB
Tifatul.. anda sebagai ketua PKS yg menamakan dirinya partai Islam, kok tidak bisa membedakan mana benar man yg salah, jangan kerdil bung.. jangan menghitung dengan biaya, negara ini merdeka dengan perjuangan pertumpahan darah dan nyawa
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.