inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Tifatul Tolak Tunda Pilpres

Headline
Tifatul Sembiring - inilah.com/Noerma
Oleh: Rafiqa Qurrata A'yun
Minggu, 5 Juli 2009 | 09:55 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kisruhnya Daftar Pemilih Tetap (DPT) membuahkan wacana penundaan pilpres pada 8 Juli mendatang. Wacana tersebut ditolak mentah-mentah Presiden PKS Tifatul Sembiring.

"Saya tidak setuju, pilpres ditunda. Buat apa? Tidak ada alasannya pilpres ditunda-tunda lagi," ujar Tifatul kepada INILAH.COM di Jakarta, Minggu (5/7).

Tifatul menilai persoalan DPT tidak harus diselesaikan dengan menunda pelaksanaan pilpres. Dijelaskan dia, jika masih ada masalah terkait DPT, hal tersebut harus dituntaskan KPU.

"Ya dituntaskan yang belum tuntas, tapi bukan membatalkan semua. Lagipula KPU juga beberapa hari lalu bilang sudah diperbaiki, sudah beres," sanggah Tifatul.

Penundaan pilpres, tutur dia dapat mengganggu jadwal yang telah disusun KPU. Selain itu, penundaan juga bisa memunculkan berbagai risiko.

"Nanti ada penambahan biaya, lalu masalah keamanan. Itu harus dipikirkan," terang Tifatul yang juga Wakil Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye SBY-Boediono. [fiq/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
3 Komentar
reza @ Minggu, 5 Juli 2009 | 22:55 WIB
Udah ngak sabar jadi menteri ya....
Bati @ Minggu, 5 Juli 2009 | 10:36 WIB
nggak usah banyak omong akh..mau cepat2 jadi menteri ya???
Donna @ Minggu, 5 Juli 2009 | 10:18 WIB
Tifatul.. anda sebagai ketua PKS yg menamakan dirinya partai Islam, kok tidak bisa membedakan mana benar man yg salah, jangan kerdil bung.. jangan menghitung dengan biaya, negara ini merdeka dengan perjuangan pertumpahan darah dan nyawa
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.