inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

JK & Mega Tak Salah Ingin Tunda Pilpres

Headline
JK-Megawati - inilah.com /Raya Abdullah
Oleh: Rafiqa Qurrata A'yun
Minggu, 5 Juli 2009 | 16:54 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Usulan kubu JK-Win dan Mega-Pro untuk menunda pilpres karena daftar pemilih tetap (DPT) masih kacau dinilai tidak berlebihan. Sehingga, tidak ada yang salah dari wacana memundurkan Pilpres 2009 dari jadwal seharusnya.

"Tidak ada salahnya usulan itu. Mereka kan ingin DPT itu dibenarkan, dirapikan supaya masyarakat bisa memilih. Mereka tidak menuntut berlebihan," jelas Guru Besar Ilmu Politik UI Iberamsjah kepada INILAH.COM, Minggu (5/7).

Menurut dia, sebenarnya bukan hanya kubu JK-Win dan Mega-Pro yang berkepentingan dalam urusan DPT. Melainkan juga seluruh rakyat, terutama yang telah memiliki hak pilih.

"Semuanya berkepentingan agar pemilu ini berjalan jujur dan adil dengan partisipasi yang cukup tinggi. Tapi, ya kalau seperti ini jadi sulit. Apalagi, KPU sekarang ini KPU terjelek yang pernah kita punya," sesalnya.

Secara pribadi, Iberamsjah menyatakan setuju dengan penundaan pilpres sampai urusan DPT dapat diatasi. Sebab, kekacauan DPT dinilianya dapat menimbulkan konflik yang cukup besar.

"DPT itu kan jantungnya pemilu. Hak rakyat, hak demokrasi itu ada pada DPT. Kalau sampai DPT itu bermasalah. Ada banyak orang yang tidak terdaftar, ada yang namanya ganda, maka legitimasi pemilu akan diragukan orang," jelas dia.

Sayangnya, lanjut lberamsjah, KPU saat ini tidak sigap bertindak mengatasi persoalan krusial seperti DPT. "KPU sekarang parah sekali. Tidak cerdas dan tidak responsif. Apa-apa menurut pendapat dia sendiri saja. Jadi, ya sudah data pemilihnya jelek, ditambah KPU-nya parah. Maka inilah pemilu terjelek selama kita merdeka," urainya. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
3 Komentar
rakyat @ Senin, 6 Juli 2009 | 03:56 WIB
emang datanya ga bener kok , jadi saya setuju kalo di tunda dahulu , kan kalo emang yakin pasti menang seharusnya ga ada masalah donk (katanya satu putaran ini . kok di tunda bentar ga mau ?? )
mentaltempe @ Minggu, 5 Juli 2009 | 18:05 WIB
Saya ini non partisan. Tapi jadi jengkel. Kenapa selalu saja buat alasan "in the last minute". Ngapain aja selama ini? Kalo ada ketemu kecurangan DPT, lapor dong, serta pampangkan seluruh buktinya ke berbagai media secara detail. jadi jelas mana yang bener jumlah yang diklaim dengan bukti yang ada. Kalo cuman ngomong itu salah, itu gak bener, itu curang, semua orang juga bisa. Yang begini ini mental-mental gak bisa menerima kekalahan. Pake bawa2 nama rakyat segala, rakyat yang mana? Interview deh rakyat satu persatu.
abduloh @ Minggu, 5 Juli 2009 | 17:10 WIB
blom siapakah calon no 1 dan 3 ini mengahadapi pilpres?
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.