Jumat, 25 Mei 2012 | 21:50 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tim SBY-Boed: Tunda Pilpres Nggak Logis
Headline
Anas Urbaningrum - inilah.com/ Wirasatria
Oleh: Djibril Muhammad
web - Minggu, 5 Juli 2009 | 18:08 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Penundaan pilpres karena amburadulnya Daftar Pemilih Tetap (DPT) kian kencang didengungkan sebagian masyarakat. Kencangnya wacana tersebut ditolak mentah-mentah tim kampanye SBY-Boediono, Anas Urbaningrum.

"Gagasan menunda pilpres harus kita tolak," ucap singkat Ans kepada INILAH.COM di Jakarta, Minggu (5/7).

Ketua DPP Partai Demokrat ini mengatakan dalam demokrasi memang mengandalkan kebebasan berpendapat dan berkepentingan. Namun hendaknya pendapat dan pemikiran yang dipentingkan harus berbasiskan logika dan kejernihan.

"Kepentingan yang wajar diberi tempat, termasuk kepentingan untuk menang dalam pilpres, adalah yang mendatangkan faedah bagi kepentingan pembangunan demokrasi yang sehat dan mendukung masa depan," terang Anas.

Kepentingan untuk menang, tutur dia tidak boleh menyingkirkan hajat rakyat untuk mendapatkan manfaat dari kehadiran pemilu yang luber, jurdil, aman, tertib dan damai. Sedangkan mengenai perbaikan DPT, menurut Anas memang merupakan tugas dari KPU untuk memperbaikinya.

"Sudah dan sedang terus dilakukan perbaikan. Justru sebaiknya didukung oleh semua pasangan calon dan timnya," jelas mantan anggota KPU ini.

Karena itu, lanjut Anas ide dan kepentingan menunda pilpres sukar dibedakan dengan motivasi untuk membuat pilpres tidak terselenggara tepat waktu. Selain itu berpotensi menimbulkan krisis politik, demokrasi dan konstitusi di Indonesia.

"Jelas-jelas hal itu akan mengancam masa depan demokrasi dan bahkan bisa memburamkan masa depan bangsa," tandas mantan Ketua PB HMI ini. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.