INILAH.COM, Jakarta- Sepanjang semeeter 1 2009, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) memperkirakan bisa mengantongi pendapatan sebesar Rp4,2 triliun pada Semester I-2009, naik sebesar 12% dibandingkan pendapatana semester 1-2008.
Demikian dijelaskan Direktur Kalbe Vidjongtius, Jakarta, Senin (6/7). Daya beli masyarakat dari Januari hingga Juni tidak menurun. Apalagi kesehatan merupakan kebutuhan dasar setiap manusia, jelas Vidjong.
Ia menjelaskan, unit bisnis farmasi masih menjadi kontributor terbesar yaitu hampir 50% dari total pendapatan Kalbe di semester 1-2009. Sedangkan sisanya berasal dari unit bisnis nutrisi, distribusi, dan pemasaran. Bahkan, ia memprediksi laba bersih Kalbe bisa tumbuh lantaran adanya produktivitas dan efisiensi midalnya dalam membelanjakan modal kerja dan biaya operasional.
Kalbe juga terus melakukan penetrasi pasar ke berbagai daerah. Catatan, sepanjang tahun ini Kalbe berniat untuk menambah 5-10 kantor cabang baru. Daerah yang tengah dijajaki antara lain Gorontalo, Bengkulu, Sorong dan Timika. Selain itu, Kalbe juga akan mendongkrak kapasitas produksi dua pabrik di Bekasi dan Cikarang.
Kalbe mengalokasikan dana Rp10 miliar untuk menambah luas pabrik tersebut hingga 8.000 meter persegi. Dengan demikian, Kalbe akan memprediksi pendapatan akhir tahun Rp8,9 triliun. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !