INILAH.COM, Jakarta - Pertemuan JK dan Megawati dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin untuk membahas kisruh DPT ditanggapi negatif oleh kubu SBY-Boediono. Bagi Partai Demokrat, pertemuan itu tak lebih dari manuver belaka.
"Ah itu kan cuma manuver politik, supaya seakan-akan KPU diatur oleh incumbent," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Ahmad Mubarok kepada INILAH.COM, Jakarta, Senin (6/7).
Mubarok menuding bukti-bukti yang ditunjukkan kubu JK Win dan Mega-Prabowo bukan data yang valid.
"DPT yang mereka tunjukkan itu DPT yang bermasalah waktu pemilu legislatif. Itu sudah dikonfrontir sama KPU kok," kilah Mubarok.
Anggota Dewan Pakar Timkamnas SBY-Boediono ini menilai tidak ada masalah signifikan dengan DPT pilpres. Mubarok justru mempermasalahkan keberadaan Din Syamsuddin dalam pertemuan itu.
"Kalaupun ada masalah kan sedikit dan tidak signifikan. Yang saya heran ini yang ribut Din Syamsuddin, kok dia aktif banget bermain politik," ujarnya. [fiq/ana]