INILAH.COM, Jakarta - Agenda reformasi 1998 masih banyak yang tidak terselesaikan oleh pemerintahan periode 2004-2009. SBY sebagai presiden pun dinilai telah gagal menggapai cita-cita gerakan reformasi 1998.
"Agenda reformasi ini tidak bisa tuntas pada periode SBY. Tidak akan ada perubahan yang signifikan yang dilakukan pemerintahan sekarang," ujar aktivis 1998, Danang Widoyoko usai diskusi 'Di balik gerakan reformasi 98 dan komitmen capres dalam penuntasan agenda reformasi' di Gallery Cafe Cikini, Jakarta, Senin (6/7).
Menurut koordinator Badan Pekerja ICW ini, tidak banyak juga yang bisa diharapkan dari ketiga capres yang bertanding saat ini. Karena, programnya saat ini masih normatif dan tidak jelas. Dalam bidang korupsi, misalnya, juga tidak ada yang menyinggung penuntasan BLBI atau kasus-kasus masa lalu.
"Jadi kita akan menyiapkan para aktivis 98 ini untuk tahun 2014 nanti untuk menuntaskan agenda-agenda reformasi. Bagaimana kita mengorganisir kemudian kita bisa memunculkan agenda-agenda baru yang lebih baik," katanya.
Untuk itu, sambung Danang, dirinya mengharapkan yang nanti terpilih bisa tegas menuntaskan agenda reformasi dan pemberantasan korupsi dengan tidak pandang bulu mengungkap kasus masa lalu. "Siapapun yang terpilih harus mampu mengungkapkan kasus masa lalu yang sebenarnya meibatkan mereka-mereka juga," pungkasnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !