INILAH.COM, Jakarta - Untuk mengetahui perolehan suara pada Pilpres 8 Juli nanti, tim Mega-Prabowo akan melakukan quick count atau hitung cepat sendiri. Tim Mega Pro tidak akan mengandalkan hitung cepat yang dilakukan lembaga survei setelah maraknya lembaga survei bayaran.
"Kita akan buat tabulasi hitung cepat sendiri pada hari H nanti agar kita tahu sendiri hasil suara Mega-Prabowo. Pusat tabulasinya nanti ada di DPP PDIP, Lenteng Agung," ujar koordinator teknologi informasi tabulasi tim kampanye Mega-Prabowo Arif Wibowo kepada INILAH.COM, Jakarta, Senin (6/7).
Menurut Arif, hasil penghitungan cepat yang dilakukan tim Mega Pro itu nantinya akan dijadikan sebagai bukti bila ada perbedaan dengan hasil penghitungan KPU. Hitung cepat itu juga dilakukan untuk memantau terjadinya manipulasi suara oleh quick count yang dilaksanakan lembaga survei bayaran.
"Kita tidak mau terpaku dan percaya begitu saja dengan hasil hitung cepat yang dilakukan lembaga survei, khususnya survei yang bayaran, makanya kita membuat quick count sendiri. Saat ini semua alat-alat kelengkapan tabulasi masih kita persiapkan," ungkapnya.
Pusat tabulasi hitung cepat itu, akan dibuka tim Mega Pro untuk masyarakat umum yang ingin mengetahui perolehan suara Mega-Prabowo. Metode yang dilakukan pada hitung cepat Mega Pro akan dilakukan sesuai dengan standar penghitungan cepat yang dilakukan lembaga survei. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !