INILAH.COM, Jakarta - Jelang dua hari pilpres, Indra Bekti tak ingin kinerja KPU dalam mengurus pemilu kali ini tidak beres seperti pemilu legislatif lalu. Indra Bekti 'gemes' karena jutaan orang banyak yang tidak terdaftar sebagai pemilih.
"Sayang sekali, tinggal dua hari ada kendala. Salah satunya masalah DPT (Daftar Pemilih Tetap). Semoga bisa dipercepat dan selesai masalahnya. Ya, mungkin saja ini kesalahan KPU (Komisi Pemilihan Umum). Mungkin karena sangat kurang koordinasi dan informasi," jelas Indra Bekti saat ditemui di Studio Penta, Batusari, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (6/7) sore.
Dugaan presenter, penyanyi dan aktor, Indra Bekti ini merujuk kekacauan saat pemilu legislatif lalu. Indra sangat kecewa dengan kinerja KPU. Sebab jutaan orang Indonesia yang sebenarnya memiliki hak pilih sama sekali tak bisa menyuarakan siapa presiden yang sesuai isi hatinya.
"Ini baru keliatan karena kemarin-kemarin terkesan siap, tapi ternyata tidak. Jangan sampai Pilpres 8 Juli nanti, kayak pemilu legislatif lalu. Masak jutaan orang banyak yang nggak terdaftar. Bikin gue 'gemes'," ujarnya.
Tentang kartu pemilih, Indra sudah mengantonginya. Ia merasa bersyukur, bisa mengaspirasikan suara hati tentang presiden pilihannya.
"Sudah. Alhamduilillah, tempat nyontrengnya juga sudah tahu," akunya. [aji/L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !