INILAH.COM, Jakarta - Gaji karyawan Sarijaya yang masih tetap diminta bekerja untuk mengurus verifikasi para nasabah untuk keperluan perpidahan efek ke sekuritas lain untuk Maret 2009 belum dibayar.
Hal ini disampaikan mantan Kepala Cabang Sarijaya Palembang, Dwi, kepada INILAH.COM, Selasa (7/7). "Boro-boro pesangon, gaji kita per Maret saja belum dibayarkan," tuturnya.
Dia juga mengakui selama diminta untuk membantu mengurus perpindahan efek nasabah Sarijaya, dirinya hanya dibayar sebesar 40% dari gaji pokok saja tanpa diberikan tunjangan apa pun. "Bahkan tiket pesawat pulang-pergi Palembang-Jakarta waktu mengurus perpindahan efek para nasabah saja memakai uang saya sendiri dengan dibantu para nasabah, dan bukan dari biaya dinas" ujarnya.
Bahkan, surat referensi kerja dari Sarijaya hingga saat ini juga belum keluar. Dia mengutarakan dana nasabah Sarijaya Palembang yang masih nyangkut di Sarijaya sebesar Rp3 miliar. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !