INILAH.COM, Jakarta PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) kembali akan menggelar Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) guna meminta persetujuan restrukturisasi utang. Hal ini dilakukan karena RUPO pertama tidak kuorum.
Manajemen GJTL mengakui, akan melaksanakan RUPO pada 21 Juli. Perseroan juga akan meminta persetujuan amandemen dari tawaran pertukaran obligasi untuk memenuhi tawaran investor. Dengan tidak adanya suara yang menolak, perusahaan berharap bisa mencapai syarat kuorum dan persetujuan, jelas manajemen.
Produsen ban mobil itu berencana menukar obligasinya senilai US$420 juta dengan kupon 10,25% yang jatuh tempo pada 2010 dengan obligasi baru yang jatuh tempo pada 2014. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !