Senin, 21 Mei 2012 | 20:02 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bapepam: 3 Emiten Batal 'Rights Issue'
Oleh: Susan Silaban
web - Kamis, 9 Juli 2009 | 15:59 WIB
INILAH.COM, Jakarta Bapepam-LK menjelaskan ada 3 emiten yang batal rencana rights issue karena masalah internal sehingga belum mendapat persetujuan yang dikeluarkan Bapepam-LK.

Demikian disampaikan Kabiro PKP Sektor Jasa Nur Rachman di ruang kerjanya di Bapepam-LK, Kamis (9/7). "Sebelumnya ada 2 emiten yang batal mencatatkan saham perdananya (IPO) di bursa. Sekarang ada 3 emiten batal rights issue," katanya.

Ketiga emiten yang batal rights issue itu adalah PT Bank Bumi Putera Tbk yang hendak menerbitakan obligasi konversi atau convertible bond, PT Indonesia Paradise Properties Tbk, dan PT Nusantara Inti Corpora Tbk.

Bank Bumi Putera rencananya menerbitakan obligasi wajib konversi senilai Rp150 miliar. Obligasi yang seharusnya diterbitkan Juni 2009 tertunda hingga September 2009. Manajeman Bumi Putera mengakui, batalnya penerbitan ini karena ada masalah teknis di perseroan sehingga Bapepam belum mengeluarkan pernyataan efektifnya.

Indonesia Paradise Properties berencana meraup untung dari rights issue sebesar Rp127,42 miliar. Namun, krisis finansial menyebabkan perseroan kesulitan mencari pembeli siaga (standby buyer) yang mampu menyediakan dana Rp127,42 miliar untuk menyerap saham baru tersebut. Perseroan menjajaki rights issue sejak perdagangan saham di pasar dihentikan sementara 2 tahun silam oleh BEI. Sedangkan Nusantara Inti Corpora merencanakan rights issue sebesar Rp150,84 miliar. [san/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.