INILAH.COM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki usulan kepada Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) untuk memasukkan mata ajaran pasar modal dalam kurikulum Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).
Demikian dikatakan Direktur Pengembangan Usaha BEI Friderica Widyasari Dewi yang ditemui di Gedung BEI, Kamis (9/7). "Tujuannya untuk mensosialisasikan pasar modal ke masyarakat, efek jangka panjangnya pada peningkatan investor ritel," ujarnya.
Usulan tersebut telah masuk dalam salah satu program jangka panjang divisi yang dipimpinnya. Sebab, hingga kini jumlah investor yang tercatat baru mencapai angka 300 ribuan. "Program ini merupakan langkah awal pencapaian target 2,4 juta investor. Sebenarnya kalau kita lihat di luar negeri saja, sejak sekolah sudah diajarkan," ujarnya.
Lebih lanjut Kiki menjealskan, jumlah investor yang tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) hanyalah mencerminkan jumlah yang memiliki sub account saja. "Sementara kan ada investor obligasi dan reksadana," pungkasnya. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !