INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada perdagangan Jumat (10/7) ini diperkirakan berpotensi untuk menguat dengan pergerakan di kisaran support 2.020 - 2.035 serta resistant 2.100 - 2.120 dengan saham pilihan BBRI, BBNI, BBCA, BTEL, GGRM, ADMF, UNVR.
Hal itu dikatakan analis saham dari Trimegah Securities, Arya Satyagraha kepada INILAH.COM, kemarin. "IHSG masih sangat terpengaruh oleh sentimen global dan regional yang mengalami pelemahan hari ini (kemarin), namun dapat ditahan dengan sentimen positif hasil pilpres 2009 sehingga masih dapat berada di area potitif," katanya.
Kalau bursa AS menunjukkan pengguatan maka akan dapat mengangkat IHSG. Sentimen yang juga ditunggu adalah kemungkinan harga minyak dunia mengalami rebound sehingga menambah sentimen positif bagi bursa global dan regional yang akhirnya mempengaruhi IHSG.
Perdagangan hari ini masih terancam oleh aksi koreksi kalau ekspektasi dari eksternal tidak positif. IHSG tidak dapat ditahan terus kalau bursa eksternal melemah, sehingga menyebabkan IHSG ikut melemah masuk ke area negatif.
Dalam kondisi saat ini, semua sektor akan berpotensi mengalami penguatan saat bursa regional dan harga minyak positif. Sektor yang paling layak dicermati saat ini adalah sektor perbankan yang masih menjanjikan karena masih menikmati dampak penurunan BI rate awal bulan lalu.
Sektor lain yang masih memungkinkan naik adalah sektor komoditi, walaupun tetap menunggu adanya rebound harga minyak merangkak naik meninggalkan level US$ 60 per barel.
Saham-saham yang masih layak saat ini masih didominiasi sektor perbankan seperti Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank BNI (BBNI), Bakrie Telecom (BTEL), Gudang Garam (GGRM), Unilever Indonesia (UNVR), Adira Dinamika Multi Finance (ADMF). [hid/cms]