inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

IHSG Muram di Akhir Pekan

Headline
Foto/ Bayu Suta
Oleh: Asteria
Jumat, 10 Juli 2009 | 16:47 WIB
TERKAIT
INILAH.COM, Jakarta - Mendung menggelayuti pasar bursa akhir pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal berlabuh di teritori hijau akibat badai profit taking investor asing di emerging market dan turunnya harga komoditas.
Pada perdagangan Jumat (10/7), IHSG ditutup terkoreksi 20,880 poin (1%) ke level 2.063,094. Indeks LQ 45 juga merosot 4,486 poin (1,10%) ke level 401,630 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,38% menjadi 327,01.
IHSG di awal perdagangan dibuka naik tipis 0,19% ke level 2.088 namun terus melemah hingga sesi siang bertengger di angka 2.081. Tekanan jual terus mendera sehingga bursa akhirnya terpuruk di level 2.063.
Seorang pengamat pasar modal mengatakan, IHSG hari ini terkoreksi terimbas pergerakan bursa regional yang negatif. Sementara stimulus menguatnya bursa Wall Street tidak mampu mengangkat indeks ke zona aman.
Investor asing merealisasikan keuntungannya di emerging market karena masih ada ketidakpastian pemulihan ekonomi global, ujarnya. Investor cenderung wait and see mengantisipasi laporan keuangan emiten kuartal kedua dan semester pertama 2009.
Aksi ini terjadi tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga di seluruh bursa. Inilah yang menyebabkan bursa di mana-mana cenderung bergerak melemah, ulasnya.
Sedangkan sentimen eforia pilpres dinilai sudah usai. Investor asing saat ini mencermati situasi paska pilpres, terutama kondisi keamanan, mengingat ancaman kerusuhan di berbagai daerah. Mereka juga melihat kelanjutan dari kebijakan ekonomi pemerintah ke depannya, paparnya.
Sektor aneka industri memimpin pelemahan bursa dengan jatuh 2,11%, disusul sektor tambang turun 1,9%, sektor keuangan dan perkebunan terkoreksi masing-masing 1,5%. Hanya sektor industri dasar dan perdagangan yang masih menghijau. Jatuhnya sektor tambang dipicu merosotnya harga minyak mentah ke level di bawah US$ 60 per barel.
Volume transaksi di Bursa Efek Indonesia tercatat mencapai 6,3 miliar saham dengan nilai Rp 1.633,4 triliun dan frekuensi 75.790 kali. Sebanyak 141 saham ditransaksikan turun, 52 saham naik dan 54 saham stagnan.
Emiten-emiten yang mengalami penurunan terbesar antara lain PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) anjlok Rp 850 menjadi Rp 18.600, PT Astra International (ASII) jatuh Rp 600 menjadi Rp 25.050, dan PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 300 menjadi Rp 6.800.
Sementara saham PT Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) tergelincir Rp 225 menjadi Rp 3.650, PT Astra Argo Lestari (AALI) turun Rp 200 menjadi Rp 16.650, PT Telkom (TLKM) turun Rp 150 ke Rp 7.950, PT Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 75 ke Rp 3.525 dan PT Bumi Resources (BUMI) turun Rp 50 menjadi Rp 1.800.
Sedangkan beberapa emiten yang mengalami kenaikan antara lain PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 250 menjadi Rp 7.450, PT HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 200 ke Rp 9.200, PT Indosat (ISAT) naik Rp 100 ke Rp 5.350, dan PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 100 menjadi Rp 3.450.
Saham PT Bank Danamon (BDMN) naik Rp 75 menjadi Rp 4.575, PT United Tractor (UNTR) naik Rp 50 ke Rp 10.400, dan PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 50 menjadi Rp 11.300 per lembar.
Pelemahan IHSG terjadi seiring bursa regional yang berakhir negatif. Indeks Nikkei di bursa Tokyo turun 3,78 poin (0,04%) di level 9.287,28. Nikkei telah kehilangan 5,4% untuk pekan ini dan sejak awal tahun hanya naik 4,8%.
Bursa China berakhir turun akibat profit taking pada saham sektor asuransi dan produsen baja. Indeks Shanghai Composite turun 0,3% pada 3.113,93 dan indeks Shenzhen Composite naik 0.5% menjadi 1.042,8. Indeks Hang Seng melemah 82,17 (0,46%) menjadi 17.708,42, dan indeks Straits Times terkoreksi 1,11 (0,05%) di posisi 2.306,50.
Demikian pula indeks Kospi di Korea Selatan yang melemah 2.27 poin (0.2%) menjadi 1.428,62.Kospi terkoreksi seiring ambil untung di saham teknologi, mengalahkan aksi beli di sektor finansial paska Bank of Korea merilis pernyataan yang menunjukkan perekonomian mulai pulih.
Saham Eropa sore ini dibuka melemah, dipimpin saham mobil dan minyak. Indeks pan-European Stoxx 600 turun 0,2% pada 198,9, indeks FTSE 100 London melemah 0,5% pada 4.136,6, indeks DAX di Frankfurt turun 0,4% ke 4610.0 dan indeks CAC di Paris turun 0,5% pada 3.012,1. [E1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.