inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

SBY Tunggu 'Missed Call' Mega

Headline
Megawati-SBY-JK - inilah.com/ Wirasatria
Oleh: Raden Trimutia Hatta
Jumat, 10 Juli 2009 | 17:07 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Secara tiba-tiba, saat JK sedang melakukan pertemuan dengan para pimpinan media SBY meneleponnya. SBY mengubungi JK karena capres nomor tiga itu menelepon SBY duluan namun tak terjawab. SBY pun kini menunggu Megawati Soekarnoputri me-missed call-nya.

"Kenapa SBY tak telelpon Ibu Mega karena SBY telepon Pak JK setelah Pak JK menelepon SBY duluan, tapi karena lagi rapat tidak dijawab oleh Pak SBY. Jadi bukan Pak SBY yang inisiatif menelepon Pak JK," ujar Waketum Demokrat Achmad Mubarok kepada INILAH.COM, Jakarta, Jumat (10/7).

Menurut Mubarok, saat ini SBY tengah menunggu-nunggu Megawati melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan JK. SBY akan dengan senang hati menerima telepon Megawati dan mengucapkan selamat kepadanya atas kemenangan Pilpres 2009 ini.

"Dengan senang hati Pak SBY dan menerima telepon Ibu Mega. Dan sekarang ini Pak SBY sedang menunggu ditelepon oleh Ibu Mega. Karena ini merupakan pendidikan politik untuk generasi mendatng dan harusnya Ibu Mega mengikuti apa yang dilakukan Pak JK," imbuhnya.

Sebelumnya, pada Kamis malam untuk pertama kalinya JK mengucapkan selamat secara langsung kepada SBY. Awalnya pada sore hari JK sudah menelepon SBY, namun SBY tidak menjawabnya. Lalu, ketika JK sedang bertemu dengan sejumlah pemimpin media, SBY yang telah menyiapkan sejumlah wartawan untuk meliputnya langsung menghubungi JK dari Cikeas. Saat itulah JK mengucapkan selamat kepada SBY. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
4 Komentar
dee @ Minggu, 12 Juli 2009 | 01:43 WIB
ampunnnn......pimpinan dan kader sama2 bak pemain sinetron......lebai! maunya semua2 dilakukan di depan kamera
tita @ Sabtu, 11 Juli 2009 | 10:08 WIB
Justru dr pihak yang kalah yang harusnya berbesar hati. Aku setuju dgn tindakan p'JK y9 mau menucapkan slamat. Karna itu riil. Sebab sudah 2 kali kita melakukan pilkada & 1 kali pilpres, namun hasil Quick Qount tak 9a jauh berbeda d9n hasil KPU. Jd jlas pihak SBY bersyukur hati, dan p'JK mengucapkan slamat. Sebab p'JK sadar hasil itu 9a akan jauh berbeda d9n hsl KPU. so, untuk Mega j9n lupa mengucapkan slamt kpd p'SBY klo terbukti menang...j9n n90m0ngnya aja nrimo kalo sampean kalah...
nanu @ Sabtu, 11 Juli 2009 | 02:22 WIB
Mas Mubarok, Sampeyan itu intelektual, mbok nunggu hasil final KPU, kok kayak negara sampeyan aja, Pikirkanlah pendukung2 calon lain. Yang kebangeten itu sebenarnya pihak anda, Dasar Hukumnya apa itu Quick Count. Santai Sajalah kalo toh menang anda nanti juga dapat selamat.. Malu saya seluruh orang heboh euforia quick count, mbok adem dululahh.. sabar mass.. nunggu pengumuman KPU
anope @ Jumat, 10 Juli 2009 | 17:23 WIB
Kenapa harus inisiatif pihak yang kalah yang harus menelpon pihak yang menang? kenapa tidak bisa sebaliknya? dan keputusan terakhir dari KPU belum juga keluar. Tidak ada salahnya kita menunggu dulu sampai semuanya keluar dan official.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.