INILAH.COM, Jakarta - Berbagai kekurangan yang terjadi selama pilpres, seperti Daftar Pemilih Tetap (DPT), membuat pesta demokrasi lima tahunan itu terasa kurang mengesankan. Bahkan kemenangan sementara yang dicapai SBY-Boediono hanya kamuflase semata.
Menurut Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi PDIP Gayus Lumbuun estimasi pemilu berjalan baik terdiri dari beberapa aspek. Yakni proses pemilu sesuai dengan aturan. Sehingga tidak ada berbagai bentuk manipulasi dan pelanggaran.
Selain itu, angka-angka perhitungan terakhir merupakan bagian yang dijadikan faktor pemenangan pemilu. Namun, tutur Gayus, timbulnya angka tersebut harusnya diperhatikan dari proses pemilu itu sendiri.
"Artinya berapapun angka yang tidak terhitung berdasarkan proses prosedur karena dengan cara yang salah itu akan menghasilkan hasil yang tidak sebenarnya. Itu sebagai kemenangan yang semu apabila tidak terhitung dengan tata cara yang baik," jelas Gayus dalam jumpa persnya di Bapilpres Mega-Prabowo, Jakarta, Jumat (9/7).
Sehingga, lanjutnya pilpres tidak hanya semata-mata meraup suara dengan sebanyak-banyaknya. Namun harus melihat syarat lain yang jauh lebih utama dan mendasar, yakni kedaulatan hak memilik rakyat Indonesia. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !