Sabtu, 26 Mei 2012 | 05:27 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Polisi Mulai Periksa Kasus Facebook
Headline
Istimewa
Oleh:
web - Sabtu, 11 Juli 2009 | 09:56 WIB
INILAH.COM, Bandarlampung - Jajaran Poltabes Bandarlampung mulai memeriksa kasus pencemaran nama baik terhadap sekretaris Kadishut Lampung Virona Bertha(40). Pencemaran itu diduga dilakukan oleh M Iqbal (27) pegawai honorer Dinas Kehutanan Provinsi Lampung melalui media jejaring pertemanan Facebook.

"Kami sudah memeriksa tiga saksi, yaitu Virona Bertha sebagai pelapor, dan dua temannya. Kami akan memanggil terlapor, M Iqbal pada Rabu (15/7)," kata Kasatreskrim Poltabes Bandarlampung, Kompol Namora Simanjuntak, di Bandarlampung.

Pemeriksaan terhadap dua teman Bertha, dilakukan secara intens pada Kamis (9/7), satu hari setelah pilpres, seperti yang dijanjikan Poltabes Bandarlampung.

"Kami memang mengagendakan untuk memproses kasus ini setelah pilpres berlangsung," kata Namora.

Dia juga mengatakan, tidak akan menggunakan Undang-undang ITE dalam kasus ini, karena berkaitan dengan penghinaan terhadap seseorang.

"Terlapor menghina pelapor di ranah publik yang bernama Facebook, itu yang kami jadikan poin utama jeratan hukumnya," katanya.

Padahal, Bertha mengaku, dirinya tidak memiliki masalah apa-apa dengan Iqbal, termasuk masalah profesionalisme pekerjaan, sehingga tulisan yang menjelek-jelekan namanya itu, dianggap tidak memiliki motif yang jelas.

"Saya tidak tahu kenapa dia menuliskan kata-kata kasar itu di sebuah media yang bisa dibaca semua orang, saya merasa terhina," katanya.

Bertha menduga, tulisan bernada tidak sopan itu disebabkan oleh kejadian pada Jumat (26/6), dimana dirinya sebagai sekretaris Kadishut Lampung Arinal Junaidi, tidak mengizinkan M iqbal menemui atasannya.

"Saat itu, dia dengan ayahnya hendak bertemu Pak Arinal, namun saya larang karena bapak memang sedang rapat," cerita Bertha.

Bertha menduga, larangan itulah yang menyebabkan Iqbal menjelek-jelekan dirinya dengan kata-kata kasar dan tidak senonoh, pada layanan "wall" milik pegawai honorer Dishut lainnya, Belinda.

"Kamis (2/7) pagi, saya cek account Facebook saya, saya lihat tulisan tidak senonoh tersebut, meskipun pesan itu ditulis untuk Belinda, namun saya juga bisa membacanya, dan orang lain juga bisa membacanya," kata Bertha.[*/ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.