Sabtu, 26 Mei 2012 | 05:28 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Sertifikasi BlackBerry Segera Dibekukan
Headline
istimewa
Oleh:
web - Sabtu, 11 Juli 2009 | 17:16 WIB
INILAH.COM, Jakarta- Ditjen Postel siap membekukan sertifikasi impor BlackBerry Research in Motion (RIM) jika hingga batas waktu 16 Juli 2009 tidak membuka layanan purnajual di Indonesia.

"Jika pembukaan layanan purnajual tidak terealisasi maka sertifikasi A akan dibekukan 15 hari kerja setelah surat pembekuan dikeluarkan," kata Kepala Pusat Informasi Depkominfo, Gatot S Dewo Broto, di Jakarta, Sabtu (11/7).

RIM adalah prinsipal perangkat BlackBerry yang menjual produknya secara eksklusif kepada mitra lokal yakni PT Telkomsel, PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL), PT Indosat Tbk, dan PT Natrindo Telepon Seluler (Axis).

Pada 1 Juli lalu Postel mengeluarkan surat yang mengultimatum RIM agar paling lambat 16 Juli sudah membangun cabang di Indonesia.

Namun, RIM melalui sejumlah media masa menyatakan baru akan membuka layanan purnajual pada 26 Agustus 2008.

"Jika benar kabar beredar bahwa RIM membuka cabang purnajual pada 26 Agustus mendatang, maka untuk periode 17 Juli hingga 26 Agustus sertifikasi A untuk varian BlackBerry lama dan baru dibekukan," tegas Gatot.

Dengan demikian selama periode itu BlackBerry tidak boleh masuk ke Indonesia baik yang sudah dipesan sebelumnya.

"Tidak boleh sama sekali. Kami tidak akan main-main. Koordinasi segera dilakukan dengan departemen terkait," kata Gatot.[*/ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
abc
Minggu, 12 Juli 2009 | 16:15 WIB
saya bingung, liat pemerintah itu selalu aja cari 2x objekan, yang ini lah, yang itu lah, apa ngak ada yang lain, yang lebih penting...........
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.