INILAH.COM, Jayapura - Insiden penembakan karyawan PT Freeport Indonesia Drew Nicholas Grant di mile 53 ruas jalan Timika-Tembagapura, Papua, ditanggapi serius Mabes Polri. Detasemen Khusus 88 pun dilibatkan dalam penyelidikan kasus yang disinyalir terencana ini.
"Olah TKP lagi akan melibatkan tim dari Mabes Polri," jelas Kapolda Papua Irjen Pol FX Bagus Ekodanto di Jayapura, Sabtu (11/8) malam.
Bagus menjelaskan pihaknya sudah melakukan olah TKP untuk melihat langsung lokasi peristiwa yang berada di ruas jalan Timika-Tembagapura. Tetapi penyelidikan lanjutan akan melibatkan tim dari pusat. Dan sedikitnya 58 anggota dari Mabes Polri akan diterjunkan untuk memperkuat tim.
Dijadwalkan 12 Juli besok, tim tersebut akan tiba di Papua. Mereka akan menggunakan pesawat milik maskapai Lion Air. Tim tersebut terdiri dari Puslabfor, Densus 88 dan identifikasi Mabes Polri.
Sementara itu, WN Australia, Drew Nicholas Grant (38) yang tewas tertembak kini sudah berada di Jakarta. Jasad tersebut akan diotopsi di RSCM, Jakarta. Hal ini dikarenakan ketidakmampuan rumah sakit yang ada di Timika, Papua.
"Jenasah sudah dievakuasi ke Jakarta, Sabtu sore sekitar pukul 16.00 WIT dengan menggunakan pesawat Airfast dan setibanya di Jakarta dijadwalkan langsung dibawa ke RSCM," papar Bagus.
Mengenai kondisi ketiga penumpang yang selamat, ia mengakui saat ini dalam kondisi baik. Meski sebelumnya sempat shock atas insiden naas tersebut. Kasus penembakan yang menewaskan WN Australia itu terjadi pukul 05.30 WIT di mile 53. [*/ton]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !