INILAH.COM, Jakarta - PT Royal Oak Development Asia Tbk (RODA) membukukan rugi bersih mencapai Rp 10,5 miliar atau naik 4.070%, dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencatat rugi bersih sebesar Rp 252 juta.
Demikian diungkapkan dalam laporan tertulis perseroan Jumat (10/7). Peningkatan rugi bersih yang signifikan tersebut, terjadi dikarenakan tingginya biaya operasional dan permintaan yang minim. Selain itu juga disebabkan adanya rugi selisih kurs bersih sebesar Rp 2,53 miliar.
Perseroan juga mencatatkan kenaikan rugi usaha sebesar 1.591%, dari Rp 573,36 menjadi Rp 9,7 miliar dan beban usaha sebesar 1.651%, dari Rp 2,1 miliar menjadi Rp 36,89 miliar.
Kenaikan juga terjadi pada jumlah kewajiban sebesar 5.261%, dari Rp 3,42 miliar menjadi Rp 183,36 miliar. Kendati demikian, perseron masih mampu mencatatkan kenaikan pendapatan bersih sebesar 538%, dari Rp 8,13 miliar menjadi Rp 51,83 miliar. [mre/hid]