INILAH.COM, Bojonegoro - Kilang mini yang dikelola PT Tri Wahana Universal, di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhir Agustus ini rampung.
"Seluruh peralatan kilang mini semuanya sudah berada di lokasi," kata Direktur Operasi Eksplorasi dan Produksi (EP) Cepu, Kunto Wibisono, Senin (13/7).
Berbagai peralatan kilang mini yang didatangkan dari Amerika Serikat melalui kapal laut tersebut, sudah masuk Bojonegoro dalam tiga hari terakhir. Setiap hari sejumlah truk berat terpaksa harus dikawal petugas Lantas Polres untuk melalui jalanan di Bojonegoro, yang mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas.
Menurut Kunto, kilang mini yang mampu mengolah minyak mentah sebesar 6.000 barel per hari tersebut, pemasangan peralatan ditargetkan pertengahan Agustus rampung dan akhir Agustus sudah dioperasionalkan.
"Tetapi, dimulainya produksi minyak Blok Cepu, kami tidak tahu. Bergantung operator Mobil Cepu Limited (MCL)," katanya menjelaskan.
Begitu pula pembangunan jaringan pipa distribusi minyak Blok Cepu dari lapangan Banyu Urip Blok Cepu, di Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem, menuju lapangan Mudi di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Tuban, sepanjang 36 km, masih ada enam kilo meter yang belum rampung pembangunannya.
Tetapi, katanya, pengerjaan jaringan pipa menuju lapangan Mudi yang dikelola Joint Operating Body (JOB) Pertamina-Petrochina East Java tersebut, diperkirakan akhir Agustus sudah rampung.
"Yang jelas, kilang mini dan jaringan distribusi akhir Agustus rampung dan siap dioperasinalkan," katanya menjelaskan.
Produksi awal minyak Blok Cepu sebesar 20.000 barel per hari, diperkirakan Agustus baru bisa diproduksikan. Produksi awal tersebut sempat tertunda, karena masih menunggu kesiapan pembangunan kilang mini, jaringan distribusi dan pembangunan fasilitas produksi di Kecamatan Ngasem. [*/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !