INILAH.COM, Jakarta - Produksi PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) tumbuh 20% pada Semester. Sementara pencapaian produk harian sebesar 29.100 barrel of oil equivalent di semester I-2009 ini merupakan hasil yang sangat positif.
Hal ini disampaikan Imam P. Agustino, Dirut ENRG dalam keterbukaan informasinya ke BEI, Senin (13/7). "Kinerja tersebut merefleksikan pertumbuhan sebesar 19% dari produksi harian di semester I-2008," ujarnya seraya menyampaikan target pertumbuhan 20% di 2009 ini menjadi 30.000 barrel of oil equivalent per harinya.
Selain mengembangkan kegiatan operasi secara organik, perseroan juga tengah memulai produksi secara komersial dari aset-aset yang baru diakuisisi. Pada pertengahan 2008, perseroan mengakuisisi 53,4% kepemilikan tidak langsung di Blok Tonga PSC dengan harga yang kompetitif, yaitu US$11,8 juta. Tonga PCC terletak di Sumatera Utara dan menurut estimasi awal memiliki sumber daya minyak dan gas sampai dengan 90 juta barrel of oil equivalent.
Pada Mei 2009, perseroan memperoleh kontrak melalui anak-anak usahanya untuk mengoperasikan 2 blok yang bergerak di bidang gas metana batubara (GMB) di Kalimantan. Perseroan memiliki 70% kepemilikan di PT Artha Widya Persada, yang memiliki 100% kuasa pertambangan di Blok GMB Tabulako di Kalimantan Selatan. Perseroan juga memiliki 70% dari PT Visi Multi Artha yang saat ini memiliki 60% kuasa pertambangan di Blok GMB Sangatta-2 di Kalimantan Timur (PT Pertamina Hulu Energi Metana Kalimantan B memiliki 40% kuasa pertambangan sisanya. Berdasarkan estimasi awal secara internal, Blok GMB Tabulako dan Blok GMB Sangatta-2 memiliki kombinasi sumber daya gas sebesar lebih dari 1,5 triliun kaki kubik gas. [cms]