INILAH.COM, Nurburg GP Formula One (F1) di Hungaria dua pekan lagi akan dijadikan ajang kebangkitan Brawn GP dari dua kegagalan mereka sebelumnya dalam menguasai sirkuit. Hal itu diungkapkan Jenson Button yang mulai merasa tersakiti.
Pembalap yang sempat menguasai enam seri pertama balapan F1 itu hanya berhasil finis di posisi keenam dalam GP Inggris dan akhir pekan lalu harus puas berada di posisi kelima.
Menurunnya prestasi Button beserta tim dibarengi dengan keberhasilan Red Bull Racing di dua GP tersebut membuat pembalap asal Inggris itu merasa khawatir dan berencana untuk melakukan balas dendam dengan kembali berada di podium.
Kami harus mengalahkan Red Bull di Hungaria. Kami berharap di Hungaria kami dapat tampil lebih kokoh karena kami tidak bisa seperti ini terus, hal ini semakin menyakitkan saat ini, ujar Button mengenai rivalitas Brawn GP dengan Red Bull.
(Nilai) Kepemimpinan saya tidak terpangkas cukup banyak, tetapi saat ini orang yang berada di urutan kedua telah berubah. Akan berlanjut seprti ini di balapan selanjutnya, tetapi (di Hungaria) itu adalah sirkuit dimana kami akan dapat lebih kompetitif dengan Red Bull, lanjutnya.
Kendati gagal melanjutkan dominasinya di dua seri balapan terakhir, Button tetap senang melihat kenyataan dirinya tetap berada di posisi nomor satu papan klasemen pembalap F1. Ia juga menyambut gembira persaingan sehat yang ada di tim Red Bull antara Sebastian Vettel danMark Webber.
Saya tak sabar untuk menanti (seri) Hungaria saat ini. Semoga kami akan mendapatkan beberapa tambahan baru yang akan sesuai dengan mobil kami. Saya tidak akan memberi tekanan kepada tim karena kami tahu apa yang harus kami lakukan, tambah Button.[nov]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !