INILAH.COM, London- Peneliti asal Ohio University mengungkapkan bahwa dalam enam bulan ke depan mobil bertenaga urin akan diperkenalkan sebagai teknologi ramah lingkungan terbaru.
Menggunakan elektroda yang berbahan nikel, para peneliti mengklaim bahwa mereka bisa menciptakan hidrogen murah dari urin yang bisa digunakan oleh fuel cell untuk memberikan tenaga pada mobil, rumah, dan peralatan rumah tangga lainnya.
Urin memiliki kandungan hidrogen yang tinggi dan mengambil ekstrak bahan kimia dari urin hanya menggunakan seperempat energi yang digunakan untuk mengambil ekstrak dari air.
Satu ekor sapi bisa menyediakan energi yang cukup untuk mensuplai air panas ke 19 rumah, ujar Profesor Gerardine Botte yang memimpin penelitian Ohio University ini.
Menurut penelitianm, mobil dengan fuell cell yang mendapatkan tenaga dari urin secara teoritis menghabiskan satu galon urin untuk 90 mil.
Ini mungkin bukan solusi untuk semua mobil di dunia, tapi penemuan ini bisa menjadi proses yang nantinya akan menjadi titik tolak penemuan lain yang bisa membuat bumi ini lebih hijau, ujar ahli kimia University of Georgia John Stickney. [O1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !