inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Cendana Bangkitkan Neo Orde Baru?

Headline
inilah.com/ Wirasatria
Oleh: Rafiqa Qurrata A'yun
Selasa, 14 Juli 2009 | 11:25 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kabar kembalinya Dinasti Cendana dalam struktur kepengurusan Partai Golkar disambut baik sejumlah elit partai berlambang pohon beringin itu. Namun muncul kekhawatiran ini menjadi momen bangkitnya neo Orde Baru. Akankah terjadi demikian?

"Saya kira tidak. Jadi kalau dari Cendana mau masuk, bukan berarti Golkar akan kembali ke Orde Baru lagi," kata mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung kepada INILAH.COM, Selasa (14/7).

Golkar, lanjut Akbar yang pernah ngetop dengan slogan 'Golkar baru, paradigma baru' ini, sudah melakukan pembaharuan. Ditambah lagi, sudah ada reformasi di tubuh partai yang kini dipimpin Jusuf Kalla.

Golkar akan berbenah diri setelah kalah dalam pemilu legislatif dan pilpres 2009 ini. Kepengurusan baru segera dibentuk. Kabarnya, keluarga Cendana akan kembali masuk karena merupakan keluarga pendiri Golkar, Soeharto.

Ketua DPP MKGR Muchtar Herman Patimah yang juga salah seorang kerabat keluarga Cendana ini mengungkapkan, rencana kembalinya keluarga Cendana sedang digodok beberapa elit Golkar yang saat ini tengah bersiap menggantikan JK sebagai ketua umum. Rencananya, Tutut dan Titiek Soeharto yang akan disodorkan ke Golkar. [fiq/sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.