INILAH.COM, Jakarta - Kabar kembalinya Dinasti Cendana dalam struktur kepengurusan Partai Golkar disambut baik sejumlah elit partai berlambang pohon beringin itu. Namun muncul kekhawatiran ini menjadi momen bangkitnya neo Orde Baru. Akankah terjadi demikian?
"Saya kira tidak. Jadi kalau dari Cendana mau masuk, bukan berarti Golkar akan kembali ke Orde Baru lagi," kata mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung kepada INILAH.COM, Selasa (14/7).
Golkar, lanjut Akbar yang pernah ngetop dengan slogan 'Golkar baru, paradigma baru' ini, sudah melakukan pembaharuan. Ditambah lagi, sudah ada reformasi di tubuh partai yang kini dipimpin Jusuf Kalla.
Golkar akan berbenah diri setelah kalah dalam pemilu legislatif dan pilpres 2009 ini. Kepengurusan baru segera dibentuk. Kabarnya, keluarga Cendana akan kembali masuk karena merupakan keluarga pendiri Golkar, Soeharto.
Ketua DPP MKGR Muchtar Herman Patimah yang juga salah seorang kerabat keluarga Cendana ini mengungkapkan, rencana kembalinya keluarga Cendana sedang digodok beberapa elit Golkar yang saat ini tengah bersiap menggantikan JK sebagai ketua umum. Rencananya, Tutut dan Titiek Soeharto yang akan disodorkan ke Golkar. [fiq/sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !