INILAH.COM, Jakarta - Desakan untuk menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar dianggap tak berdasar. Anggota Dewan Penasihat Partai Golkar Fahmi Idris menuding pencetus isu Munaslub sebagai orang iseng.
"Munaslub kerjaan orang iseng saja itu," kata Fahmi di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/7).
Fahmi pun mengecam penggagas Munaslub yang berencana hendak menggulingkan JK. Apalagi JK memang sudah berancang-ancang untuk tidak maju sebagai Ketua Umum Partai Golkar lagi.
"Orang di munas JK nggak mau lagi sebagai Ketua Umum. Masa mau digulingkan?" ketusnya.
Berminat jadi Ketua Umum Golkar? "Aku punya duit dan nggak mau menyogok," ujar pria yang menjabat Menteri Perindustrian ini.
Soal keputusan Golkar beroposisi atau merapat ke pemerintah, Fahmi menegaskan, hingga 20 Oktober 2009 Golkar adalah pendukung pemerintah. Kelanjutan status Golkar akan ditentukan oleh hasil Munas.
"Ya, kalau Pak Aburizal Bakrie, ya sudah tahu kan arahnya ke mana kan? Sudah tahu masih bertanya pula," ujarnya sembari tertawa. [fiq/sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !