INILAH.COM, Jakarta - Kembalinya dinasti Cendana dianggap sebagai sebuah fenomena yang saling menguntungkan. Golkar butuh kucuran dana segar dari penguasan Orba itu, sementara Cendana mengincar kekuasaan yang sempat dikecap masnisnya dulu.
"Cendana sudah terjun ke politik sejak 1999 dengan beragam cara seperti membentuk partai sendiri memberi dukungan dana. Golkar sama dengan Suharto. Suharto sama dengan Golkar, itu mimpi lama Cendana. Tapi cendana sangat berterimakasih dan memerlukan Golkar," kata Direktur Pedoman Indonesia Fadjroel Rachman kepada INILAH.COM di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7).
Golkar dianggap mantan capres Independen ini selalu melindungi keluarga Cendana dari penyelidikan KKN. "Mereka menempatkan orang di partai lain termasuk Golkar dan politik ke partai tertentu, PKPB adalah koalisi pendukung SBY," ujarnya.
Golkar, lanjutnya, sudah melindungi Soeharto dari pengadilan kejahatan HAM dan KKN. Meski sangat buruk bagi kehidupan berdemokrasi, ini adalah celah positif untuk mereka (Cendana). "Sangat negatif untuk demokrasi dan tidak akan mampu menyelamatkan Golkar," ungkapnya.
Ia juga mengatakan Cendana mungkin dalam keadaan panik. Karena pasca 2014 tidak ada lagi pihak yang akan dapat melindunginya. Sehingg KKN Cendana pasti akan dibongkar kembali pada 2014. [ikl/jib]