Senin, 28 Mei 2012 | 21:47 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Golkar-Cendana Simbiosis Mutualisme
Headline
inilah.com/Dok
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Selasa, 14 Juli 2009 | 15:56 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kembalinya dinasti Cendana dianggap sebagai sebuah fenomena yang saling menguntungkan. Golkar butuh kucuran dana segar dari penguasan Orba itu, sementara Cendana mengincar kekuasaan yang sempat dikecap masnisnya dulu.

"Cendana sudah terjun ke politik sejak 1999 dengan beragam cara seperti membentuk partai sendiri memberi dukungan dana. Golkar sama dengan Suharto. Suharto sama dengan Golkar, itu mimpi lama Cendana. Tapi cendana sangat berterimakasih dan memerlukan Golkar," kata Direktur Pedoman Indonesia Fadjroel Rachman kepada INILAH.COM di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7).

Golkar dianggap mantan capres Independen ini selalu melindungi keluarga Cendana dari penyelidikan KKN. "Mereka menempatkan orang di partai lain termasuk Golkar dan politik ke partai tertentu, PKPB adalah koalisi pendukung SBY," ujarnya.

Golkar, lanjutnya, sudah melindungi Soeharto dari pengadilan kejahatan HAM dan KKN. Meski sangat buruk bagi kehidupan berdemokrasi, ini adalah celah positif untuk mereka (Cendana). "Sangat negatif untuk demokrasi dan tidak akan mampu menyelamatkan Golkar," ungkapnya.

Ia juga mengatakan Cendana mungkin dalam keadaan panik. Karena pasca 2014 tidak ada lagi pihak yang akan dapat melindunginya. Sehingg KKN Cendana pasti akan dibongkar kembali pada 2014. [ikl/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
Steve
Selasa, 14 Juli 2009 | 20:03 WIB
2014? Barang bukti kejahatan dah bnyk yg hilang kaleeeee...........
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.