inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Aktivis 98: Golkar Cuma Mau Duit Cendana

Oleh: Rafiqa Qurrata A'yun
Rabu, 15 Juli 2009 | 10:42 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Nama Tutut dan Titiek Soeharto akan kembali muncul dalam kepengurusan Partai Golkar. Aktivis 1998 menuding partai berlambang pohon beringin itu hanya mengincar harta Cendana.

"Mereka (Tutut & Titiek) itu kan tidak mengerti politik. Mereka survive karena kekuatan bapaknya dulu dan karena kekuatan uang, bukan karena politik dan Golkar itu cuma mau duitnya saja," kata salah satu aktivis angkatan '98, Adian Napitupulu kepada INILAH.COM di Jakarta, Rabu (15/7).

Dengan masuknya Dinasti Cendana ke politik praktis, Adian juga khawatir berbagai kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang terkait dengan Soeharto dan kroni-kroninya semakin dilupakan orang.

"Tapi saat ini mereka masih identik dengan bapaknya. Setiap mereka bergerak nanti akan menjadi persoalan. Sedikit saja melakukan manuver politik untuk mendongkrak popularitas, pasti akan ramai. Mau ngomong korupsi, tapi bapaknya sendiri nggak diadili," urainya.

Adian tidak memungkiri bahwa masuknya keluarga Cendana ke Golkar adalah hak politik warga negara yang harus dihargai. Namun masyarakat juga harus melihat posisi politiknya dibandingkan Soekarno.

"Soekarno tidak punya catatan korupsi, jatuhnya karena konflik politik. Sedangkan Soeharto jatuh karena masalah ekonomi dan politik," ujarnya. [fiq/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.