Sabtu, 26 Mei 2012 | 11:06 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kenaikan Saham Bakrie Hanya Sesaat
Oleh:
web - Rabu, 15 Juli 2009 | 15:40 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pada perdagangan Rabu (15/7) ini, saham-saham Bakrie terlihat berkibar dengan mencatatkan kenaikan yang signifikan.

Menurut analis e-Trading, A.G Pahlevi, kenaikan saham-saham Bakrie ini hanya bersifat sementara saja. "Ini karena sentimen pasar saja menyikapi kesediaan Aburizal Bakrie untuk maju menjadi Ketua Umum Golkar menggantikan Jusuf Kalla," ujarnya kepada INILAH.COM di Jakarta, Rabu (15/7).

Kesiapan Ical menjadi Ketum Golkar ini banyak diterjemahkan para elit Golkar yang juga banyak pengusaha sebagai going concern dari perusahaan Bakrie ke depan.

Pada perdagangan jelang penutupan bursa sore ini, saham Bumi Resources Tbk (BUMI) tercatat merupakan saham teraktif ditransaksikan, sekaligus mencatatkan volume tertinggi. Harga saham BUMI tercatat naik 3,76% atau naik 70 poin ke Rp1.930 dengan volume perdagangan sebanyak 888.514 lot saham dan nilai transaksinya mencapai Rp846,7 miliar.

Saham Bakrie Telecom Tbk (BTEL) juga tercatat naik 2,36% atau naik 3 poin ke level Rp130 dengan volume perdagangan mencapai 422.731 lot saham senilai Rp27,6 miliar.

Sedang saham Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sendiri terlihat stagnan di level Rp89 dengan volume perdagangan sebanyak 915.659 lot saham senilai Rp41 miliar. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
Warren Buffet
Rabu, 15 Juli 2009 | 17:02 WIB
Pendapat ini tidak sepenuhnya benar, jadi anda jangan terlalu percaya dan menelan bulat2 pendapat di atas. Kalaupun harga nanti turun, itu normal, turun naik, tetapi anda tarik horizon jangka waktu 6 bulan ke depan, maka yakinlah harga2 saham emiten ini sangat berpeluang ke atas. CIMB-GK Securitis Indonesia, misalnya, tetap outperform untuk BUMI dengan target Rp3,500 (pd akhir tahun nanti?), demikian juga ELTY, target harga wajar Rp 430 (Samuel Securities), ENRG target Rp 600,- Ini berdasarkan perhitungan dan prospek perusahaan, bukan pendapat berdasarkan sentimen individual. Harga saham apapun, pasti ada turunnya. Tetapi, seperti ayunan, pelan tetapi pasti akan semakin tinggi, terbukti sudah!!! Jadi jangan terlalu percaya pendapat di atas.Anda hrs lihat ke depan, lihat ke depan...tarik waktu 6 bulan lagi, anda akan tersenyum lebar.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.